- Istimewa
Kemenag Turun Tangan Setelah GMII Betlehem Jonggol Bogor Sempat Dilarang Beribadah
Jakarta, tvOnenews.com - Konflik yang sempat terjadi buntut pelarangan ibadah dan perayaan Natal di Gereja Misi Injil Indonesia (GMII) Betlehem Jonggol, Bogor, menjadi perhatian Kementerian Agama (Kemenag).
Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar memastikan bahwa pelaksanaan perayaan Natal di gereja tersebut berlangsung lacar.
"Saya hadir untuk memastikan bahwa semua umat dapat beribadah dengan aman dan tenang," kata Gugun, Jumat (2/1/2026).
Ia menjelaskan, perbedaan di masyarakat tidak boleh sampai menjadi sumber perpecahan.
Dirinya meminta supaya perbedaan yang ada harus menjadi kekuatan masyarakat untuk terus bersatu dan rukun.
Terkait konflik yang sempat terjadi sebelumnya, Gugun berpesan supaya masalah harus diselesaikan dengan dialog terbuka dan kepala dingin.
Kerukunan, lanjut dia, membutuhkan peran dari semua pihak supaya lingkungan hidup masyarakat tetap terjaga.
“Kerukunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Jika kita saling menjaga, maka kedamaian akan selalu terpelihara,” katanya menambahkan.
Gugun juga dengan tegas meminta supaya gereja tersebut untuk tetap beroperasi dan menjadi tempat beribadah jemaat seperti biasa.
“Gereja ini tidak boleh ditutup, saya akan berdiri tegak membela Gereja ini agar tetap digunakan sebagai tempat ibadah," katanya menegaskan.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan menjaga Indonesia sebagai rumah bersama yang damai, aman, dan berkeadaban. (iwh)