- ANTARA
Banjir Makassar Meluas, Pengungsi di Katimbang Bertambah Jadi 356 Jiwa Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang
“Terdapat satu unit rumah warga yang terdampak akibat kejadian tersebut,” ungkapnya.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar bersama unsur TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya telah melakukan penanganan di lokasi terdampak. Upaya yang dilakukan meliputi evakuasi material pohon tumbang, pembersihan akses jalan yang sempat tertutup, serta pendataan dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem.
BPBD memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian angin kencang dan pohon tumbang tersebut. Meski demikian, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menghindari area rawan genangan dan pohon tumbang, serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat melalui kanal resmi BPBD,” tegas Fadli.
BPBD Makassar juga mengingatkan warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan angin kencang agar selalu memantau perkembangan cuaca, mengamankan barang-barang penting, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Kesiapsiagaan masyarakat dinilai menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana.
Dengan meningkatnya jumlah pengungsi dan meluasnya dampak banjir, pemerintah daerah bersama BPBD terus berupaya melakukan penanganan maksimal. Langkah-langkah darurat dan koordinasi lintas sektor diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi serta memastikan keselamatan warga Kota Makassar di tengah ancaman cuaca ekstrem. (nsp)