- Antara
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Modifikasi Cuaca Digelar di Jakarta Selama Lima Hari ke Depan
Jakarta, tvOnenews.com - Upaya antisipasi bencana hidrometeorologi di Jakarta mulai diperkuat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) resmi menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah DKI Jakarta mulai Selasa dan direncanakan berlangsung hingga lima hari ke depan. Langkah ini dilakukan menyusul potensi cuaca ekstrem serta kejadian banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah ibu kota.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan operasi modifikasi cuaca telah dimulai dan saat ini dikoordinasikan langsung oleh BNPB. Pelaksanaan OMC tersebut bertujuan untuk mengurangi intensitas hujan yang berpotensi memicu banjir dan genangan di wilayah Jakarta.
“BNPB baru mengadakan OMC hari ini sampai dengan lima hari ke depan,” kata Isnawa di Jakarta, Selasa.
Respons atas Banjir di Sejumlah Wilayah Jakarta
Isnawa menjelaskan, keputusan menggelar operasi modifikasi cuaca diambil sebagai respons terhadap banjir yang terjadi di sejumlah titik Jakarta pada Senin (12/1). Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah hulu dan Jakarta dalam beberapa hari terakhir meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan genangan air.
Menurutnya, modifikasi cuaca menjadi salah satu langkah strategis untuk mengendalikan intensitas hujan, khususnya di wilayah yang rawan tergenang. Dengan mengatur distribusi awan hujan, diharapkan beban curah hujan di Jakarta dapat dikurangi.
OMC sendiri dilakukan dengan teknik penyemaian awan di wilayah tertentu agar hujan turun lebih awal di luar kawasan padat penduduk, sehingga dapat menekan potensi hujan ekstrem di wilayah perkotaan.
BPBD DKI Siap Lanjutkan OMC
Isnawa menambahkan, operasi modifikasi cuaca saat ini dilakukan oleh BNPB terlebih dahulu. Selanjutnya, BPBD DKI Jakarta siap melanjutkan pelaksanaan OMC sesuai dengan hasil analisis dan prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Selanjutnya, BPBD DKI bisa melanjutkan, tentunya juga dengan hasil prediksi BMKG,” ujarnya.
Koordinasi antara BNPB, BPBD DKI, dan BMKG menjadi kunci dalam menentukan efektivitas OMC. Prediksi cuaca harian akan menjadi dasar pengambilan keputusan, termasuk menentukan waktu dan lokasi penyemaian awan.