- ANTARA/Shutterstock
Sejumlah WNI Diculik Bajak Laut di Perairan Afrika Tengah, Kemlu Minta Bantuan Pemerintah Gabon
Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengonfirmasi bahwa sejumlah warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban penculikan bajak laut di perairan Gabon, Afrika Tengah.
Otoritas Indonesia kini melakukan koordinasi lintas negara untuk upaya penyelamatan dan perlindungan WNI.
Juru Bicara Kemlu II, Vahd Nabyl, mengatakan pemerintah telah mengaktifkan komunikasi diplomatik melalui KBRI Yaounde di Kamerun yang wilayah kerjanya mencakup Gabon.
“KBRI di Yaounde, Kamerun, yang wilayah akreditasi kerjanya merangkap Gabon, telah berkoordinasi dengan Konsul Kehormatan RI di Liberville (ibu kota Gabon),” ujar Vahd saat dihubungi tvOnenews.com, Selasa (13/1/2026).
“Selain itu KBRI juga mengupayakan permohonan bantuan Pemerintah Gabon untuk dukungan bantuan dan keselamatan bagi para WNI tersebut,” sambung dia.
Koordinasi juga dilakukan dengan otoritas keamanan dan perusahaan agen kapal untuk memastikan keselamatan para ABK serta pemenuhan hak-hak ketenagakerjaan bagi WNI maupun keluarga mereka.
“Kemlu melalui KBRI Yaounde juga telah koordinasi dengan otoritas setempat dan perusahaan agen kapal, untuk mengupayakan penyelamatan awak kapal yang diculik, dan untuk mendapat info kondisi para WNI serta memastikan hak-hak ketenagakerjaan tetap dipenuhi kepada para WNI ABK dan atau keluarganya,” katanya.
Laporan media setempat menyebut kejadian bermula ketika kapal ikan berbendera Gabon IB FISH 7 diserang tiga pria bersenjata saat beroperasi sekitar tujuh mil laut tenggara Equata.
Kepala Staf Angkatan Laut Gabon, Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong, membenarkan adanya penculikan sembilan awak kapal yang terdiri dari lima WN China dan empat WNI.
“Kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB FISH 7, diserang bajak laut saat menangkap ikan sekitar 7 mil laut tenggara Equata di perairan Gabon,” ucapnya saat membacakan pernyataan Kementerian Pertahanan Gabon.
“Dalam serangan tersebut, para pelaku yang terdiri dari tiga pria bersenjata menculik sembilan awak kapal yang terdiri dari lima WN China dan empat WNI,” lanjut dia.
Sementara enam awak lainnya—terdiri dari WNI, WN China, dan WN Burkina Faso—berhasil bertahan di kapal.
Kapal yang sempat dibajak tersebut telah ditemukan dan dikawal aparat keamanan hingga pelabuhan di ibu kota. Pemerintah Gabon menyatakan situasi terkendali dan penyelidikan tengah berlangsung.