news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suasana Taklimat Presiden Prabowo dan Akademisi.
Sumber :
  • BPMI Istana Negara

Prabowo Minta Riset Kampus Fokus Industri dan Hilirisasi: Bisa Tingkatkan Pendapatan Negara

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa riset dan inovasi perguruan tinggi harus diarahkan menjadi mesin hilirisasi industri nasional dan sumber peningkatan pendapatan negara.
Kamis, 15 Januari 2026 - 15:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa riset dan inovasi perguruan tinggi harus diarahkan menjadi mesin hilirisasi industri nasional dan sumber peningkatan pendapatan negara.

Dorongan itu disampaikan dalam Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026).

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan Prabowo menempatkan riset sebagai fondasi bagi pembangunan industri berbasis sains dan teknologi.

Pada era kompetisi global saat ini, ujar Brian, pahlawan bangsa bukan lagi hanya mereka yang mengangkat senjata, tetapi para inovator.

“Bapak Presiden meminta riset-riset dan inovasi untuk membangun industri dan mengangkat pendapatan negara. Jadi tadi Bapak Presiden menyampaikan bahwa di era dulu perjuangan bangsa kita para pahlawan negara itu adalah orang-orang yang bisa melawan penjajah, membela rakyat dari penjajahan,” ucap Brian.

“Nah, saat ini pahlawan-pahlawan ini adalah orang-orang yang bisa melakukan inovasi-inovasi, melakukan terobosan-terobosan sehingga bisa meningkatkan pendapatan negara,” sambungnya.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden juga menekankan pentingnya kekompakan dan penguatan penguasaan saintek nasional agar riset dapat bersinergi dengan kebutuhan industri.

“Dan karenanya marilah kita menjaga kekompakan, persatuan, sehingga riset dan teknologi ini bisa terus didorong, penguasaan sains dan teknologi itu terus berlangsung,” lanjutnya.

Menurut Brian, Presiden menilai riset perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada laboratorium, tetapi harus berorientasi pada hilirisasi dan industri.

“Riset dan teknologi berjalan beriringan dengan industri-industri yang memang dibutuhkan oleh bangsa kita,” ujarnya.

Presiden juga meminta akademisi dan guru besar mengambil peran strategis dalam menciptakan industri berbasis inovasi yang mampu mengangkat pendapatan negara.

“Pada akhirnya bisa menciptakan industri-industri besar di Indonesia, bisa mengangkat pendapatan yang akan masuk ke dalam negara kita,” kata Brian.

Selain itu, Presiden turut menyinggung pembukaan 18 proyek hilirisasi industri oleh Danantara yang membutuhkan dukungan SDM unggul, riset, serta ekosistem inovasi dari perguruan tinggi.

Presiden menilai momentum tersebut harus dijadikan peluang oleh akademisi untuk memperluas kontribusi nyata bagi negara.

“Ini sekali lagi perguruan tinggi harus memegang peran yang penting, harus mengambil peran yang signifikan. Ini saatnya perguruan tinggi bisa berkontribusi bagi negara dalam bentuk menghasilkan SDM unggul dan juga riset, serta inovasi,” jelasnya.

Sebagai dukungan operasional, pemerintah memastikan penambahan dana riset dan inovasi kampus hingga Rp4 triliun.

“Jadi itu adalah satu bukti, satu gambaran betapa memang Bapak Presiden memberikan amanat yang besar kepada perguruan tinggi, kepada seluruh peneliti, seluruh guru besar untuk memiliki kontribusi yang signifikan bagi kemajuan bangsa kita ke depan,” tandas Brian. (agr/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:20
02:48
05:35
02:43
02:14
02:06

Viral