- dok. Kemenko Pangan
Indonesia–UEA Pimpin Agenda Iklim Global, 47 Negara Kumpul Bahas Restorasi Mangrove
Jakarta, tvOnenews.com — Indonesia dan Persatuan Emirat Arab (UEA) kembali memainkan peran strategis dalam diplomasi iklim global dengan memimpin pertemuan tingkat menteri ke-3 Mangrove Alliance for Climate (MAC) di Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) 2026.
Forum ini mempertemukan 47 negara anggota MAC untuk memperkuat komitmen restorasi dan konservasi mangrove sebagai solusi mitigasi perubahan iklim berbasis alam.
MAC merupakan aliansi mangrove yang diinisiasi Indonesia dan UEA, dengan mandat mendorong aksi kolektif negara-negara anggota melalui program teknis, pendanaan, serta pertukaran pengetahuan.
Dalam pembukaan pertemuan, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa komitmen negara anggota tidak boleh berhenti pada deklarasi politik.
“Komitmen setiap negara anggota harus diwujudkan dalam aksi konkret dan terukur, dan memberikan benefit bagi masyarakat,” ujar Zulkifli Hasan, dalam keterangan tertulis, Jumat (16/1/2026).
UEA melalui Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan, Amna bint Abdullah Al Dahak Al Shamsi, menyampaikan bahwa MAC sedang menyiapkan panduan teknis restorasi mangrove dengan basis ilmiah untuk meningkatkan keberhasilan tanam dan keberlanjutan ekosistem.
“MAC akan menyiapkan guidelines untuk restorasi dan konservasi mangrove berdasarkan pendekatan scientific untuk meningkatkan tingkat keberhasilan tanam mangrove,” ucapnya.
Dalam forum tersebut, kedua menteri menandatangani MAC Charter sebagai bentuk komitmen bersama menjalankan aliansi secara transparan dan efektif, sekaligus memperluas kolaborasi dengan mitra internasional.
Delegasi negara anggota seperti Australia, Filipina, Inggris, Jerman, Kuwait, Rusia, Kolombia, dan Kuba menyampaikan dukungan penuh atas inisiatif bersama Indonesia dan UEA.
Sejumlah mitra global termasuk Mangrove Breakthrough juga memberikan apresiasi dan menyatakan kesiapan memperkuat kerja sama teknis.
Zulkifli Hasan memastikan bahwa Indonesia siap melanjutkan peran tersebut.
“Indonesia siap menjadi tuan rumah dalam pertemuan the 4th Ministerial Meeting MAC,” tegasnya.
Selain agenda MAC, Menko Pangan mengadakan pertemuan bilateral dengan Utusan Khusus UEA untuk Indonesia bidang energi, iklim, dan investasi, yang juga menjabat Menteri Energi dan Infrastruktur UEA. Pertemuan membahas keberlanjutan kerja sama sektor energi serta peluang investasi baru di bidang pertanian dan perikanan.