- Istimewa
Viral Video Sopir Angkot di Serdang Bedagai Pamer Alat Kelamin ke Penumpang
Sergei, tvOnenews.com - Video asusila seorang sopir angkot Shandra Prima (SP) jurusan Serdang Bedagai–Tebing viral di media sosial karena memperlihatkan alat kelaminnya di depan penumpang.
Video itu diunggah akun Facebook NB, Kamis (16/01/2026) sore. Dalam video, sang sopir angkot yang tengah mengemudi itu tampak memegang alat kelaminnya.
Perlakuan tidak pantas sopir itupun direkam salah satu penumpang yang berada di sampingnya.
Pasca video asusila viral, tim Satuan Reskrim Polres Serdang Bedagai langsung mengamankan seorang sopir angkutan kota (angkot) berinisial JD (35).
Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai, AKP Binrod Situngkir, menjelaskan bahwa aksi tersebut terjadi pada Kamis (16/1/2026) sore di kawasan Simpang Bedagai, Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara.
Korban berinisial IS (23), yang saat itu duduk di bangku depan di sebelah sopir. Ia merekam secara diam-diam menggunakan ponselnya.
"Pelaku berulang kali mengeluarkan alat kelaminnya di depan korban. Korban merekam kejadian itu hingga pelaku berhenti setelah ada penumpang baru yang naik," kata Binrod, saat dikonfirmasi, Sabtu (16/01/2026).
AKP Binrod Situngkir menerangkan, pasca video itu viral, Polres Serdang Bedagai bekerja sama dengan Polres Tebing Tinggi melakukan pengejaran. Pelaku diringkus di kediamannya di Tebing Tinggi sekitar pukul 20.00 WIB.
Meski polisi telah mengamankan pelaku, namun korban IS memilih untuk tidak membuat laporan kepolisian secara resmi.
Korban mengaku ingin memberi pelajaran agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya kepada penumpang lain.
"Korban tidak ingin melapor. Tetapi kami tetap melakukan pembinaan intensif terhadap pelaku. Kami pastikan ada pernyataan tertulis dan tindakan preventif agar keamanan masyarakat khususnya pengguna transportasi umum tetap terjaga," ucapnya.
Kini sopir angkot masih berada di bawah pengawasan pihak kepolisian untuk diberikan pembinaan moral dan sanksi administratif guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (ayr/muu)