- Tim tvOne/Julio
Rp31,5 Miliar Harta Kekayaan Bupati Pati Sudewo yang Kini Terjaring OTT KPK, Ini Rinciannya
tvOnenews.com - Bupati Pati Sudewo mendadak menjadi sorotan nasional. Ia terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (19/1/2026).
Penindakan ini langsung memicu perhatian publik, mengingat Sudewo baru menjabat sebagai Bupati Pati untuk periode 2025–2030.
Kabar OTT tersebut dibenarkan oleh juru bicara KPK, Budi Prasetyo.
"Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati adalah saudara SDW," ucap Budi Prasetyo.
Meski demikian, hingga saat ini KPK belum mengungkap secara rinci perkara yang menjerat Sudewo.
Lembaga antirasuah tersebut meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi terkait status hukum dan konstruksi perkara yang sedang diselidiki.
- ANTARA
Seiring proses hukum yang berjalan, perhatian publik turut tertuju pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Sudewo.
Berdasarkan laporan yang diserahkan kepada KPK pada 11 April 2025, total kekayaan bersih Sudewo tercatat mencapai Rp31.519.711.746 atau sekitar Rp31,5 miliar.
Rincian Harta Kekayaan Sudewo Berdasarkan LHKPN
1. Tanah dan Bangunan
Aset terbesar berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan dengan nilai total sekitar Rp17,03 miliar.
Properti tersebut tersebar di berbagai daerah, tidak hanya di Kabupaten Pati, tetapi juga di kota-kota lain di Pulau Jawa seperti Surakarta (Solo), Yogyakarta, Bogor, Depok, Pacitan, dan Tuban.
Sejumlah aset bernilai tinggi tercatat berada di Bogor dan Depok, wilayah dengan harga properti yang relatif mahal.
2. Alat Transportasi dan Harta Bergerak
Sudewo juga melaporkan kepemilikan kendaraan dan harta bergerak dengan total nilai mencapai sekitar Rp6,33 miliar.
Aset ini didominasi kendaraan kelas menengah ke atas, di antaranya:
- BMW X5 keluaran 2023
- Toyota Alphard tahun 2024
- Toyota Land Cruiser tahun 2019
- serta beberapa kendaraan lainnya
Kepemilikan kendaraan premium tersebut menjadi salah satu sorotan publik.
3. Surat Berharga
Dalam laporan kekayaannya, Sudewo tercatat memiliki surat berharga dengan nilai sekitar Rp5,39 miliar, menunjukkan adanya investasi pada instrumen keuangan jangka menengah hingga panjang.
4. Kas dan Setara Kas