KPK terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait jual beli jabatan perangkat desa di wilayah Kabupaten Pati dengan tersangka Bupati Pati Sudewo.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa belasan saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus korupsi yang menyeret nama Bupati Pati non-aktif Sudewo.
Jual beli jabatan perangkat desa yang menyeret Bupati Pati Sudewo masih dilakukan pendalaman oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sejumlah orang diperiksa.
KPK terus melakukan pendalaman terkait kasus dugaan suap suap proyek pembangunan jalur kereta api pada DJKA Kemenhub yang sempat menyeret Bupati Pati, Sudewo.
omisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledehan terhadap rumah dinas Bupati Pati, Sudewo di dalam kompleks Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (22/1/2026).
Pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan awal pekan ini, penyidik KPK bergerak cepat menggeledah rumah dinas Bupati Pati, Sudewo, Kamis (22/1) pagi.
Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra resmi ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati menggantikan Sudewo yang telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menanggapi status Bupati Pati, Sudewo yang menjadi tersangka jual beli jabatan di lingkungan Kabupaten Pati.
KPK ungkap dua dari delapan anggota tim sukses Bupati Pati Sudewo menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
KPK menyebut bahwa kekosongan 601 jabatan perangkat desa di Pati dimanfaatkan oleh Bupati Sudewo untuk melakukan praktik pemerasan dalam jual beli jabatan tersebut.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.