- Antara
Harta Kekayaan Bupati Pati Sudewo yang Diciduk KPK, Sederet Tanah dan Mobil Mewah Bikin Melongo
Selain itu, Sudewo juga memiliki aset alat transportasi dan mesin senilai Rp6.336.050.000, termasuk mobil mewah seperti BMW X5, Toyota Alphard, dan Toyota Land Cruiser. Harta lainnya meliputi surat berharga senilai Rp5.397.500.000, kas dan setara kas Rp1.960.276.746, serta harta bergerak lainnya Rp795.000.000. Sudewo tercatat tidak memiliki utang sehingga total harta kekayaannya mencapai Rp31,5 miliar.
Pernah Diperiksa KPK sebagai Saksi
Sebelum OTT terbaru, Sudewo pernah diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pembangunan jalur kereta api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan pada September 2025.
Usai pemeriksaan, Sudewo menyatakan telah memberikan keterangan secara terbuka kepada penyidik.
“Saya dipanggil, dimintai keterangan sebagai saksi, semua pertanyaan saya jawab sejujurnya dan apa adanya,” kata Sudewo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Ia juga menegaskan bahwa uang yang diterimanya tidak berkaitan dengan kasus DJKA.
“Bahwa itu adalah uang pendapatan dari DPR RI, semua perinci, ada pemasukan, pendapatan, ada pengurangan,” ujarnya.
Pada Desember 2025, KPK menyatakan masih mendalami kemungkinan keterlibatan Sudewo.
“Kami sedang mengumpulkan pada setiap perkara ini apa keterlibatannya,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Senin (1/12/2025) malam.
OTT Terbaru dan Pemeriksaan Awal
Dalam OTT Senin (19/1/2026), Sudewo dilaporkan sempat menjalani pemeriksaan awal di Mapolres Pati. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan pihaknya akan segera mengumumkan identitas pihak yang diamankan.
“Ya, nanti kami akan update perkembangannya. Siapa saja yang diamankan, siapa saja yang dilakukan pemeriksaan, nanti kami akan sampaikan,” ujar Budi.
Ia juga mengungkapkan bahwa OTT tersebut turut mengamankan pihak yang diduga berperan sebagai pengepul dari unsur perangkat daerah.
“Ya, di antaranya itu yang diamankan (pengepul), nanti kami akan update secara lebih lengkap lagi,” tuturnya.
Dugaan Jual Beli Jabatan
KPK menyebut penangkapan Sudewo berkaitan dengan dugaan suap jual beli jabatan perangkat desa.
“Terkait pengisian jabatan kepala urusan, kepala seksi, ataupun sekretaris desa,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Selasa (20/1/2026). (nba)