- Syifa Aulia/tvOnenews
2.080 Pegawai SPPG Jadi ASN Sejak 2025, Rekrutmen Besar-besaran Berlanjut hingga 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan bahwa sebanyak 2.080 pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) resmi berstatus aparatur sipil negara (ASN).
Menurut Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, penetapan ini merupakan bagian dari penguatan sumber daya manusia dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional.
Dadan menjelaskan bahwa setiap SPPG memiliki tiga komponen pegawai BGN dengan skema kepegawaian yang kini ditata secara bertahap.
“Status kepegawaian BGN untuk tiga komponen pegawai BGN di setiap SPPG. Jadi, kami sudah melakukan rekrutmen dan tes untuk PPPK tahap 1 sebanyak 2.080 yang sudah menjadi ASN terhitung mulai tanggal 1 Juli 2025,” kata Dadan dalam Rapat bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (20/1/2026).
Selain tahap pertama, BGN juga telah menyelesaikan seleksi PPPK tahap kedua dengan jumlah peserta yang jauh lebih besar. Seleksi ini difokuskan pada pengisian jabatan kepala SPPG serta tenaga pendukung.
“Tahap dua kami sudah melakukan seleksi sebanyak 32.000 di mana 31.250 itu khusus adalah kepala SPPG yang dididik melalui program Sarjana Penggerak dan dibuka untuk umum 750 yang diisi oleh akuntan sebanyak 375 dan tenaga gizi sebanyak 375,” ujarnya.
Dadan menyebut, seluruh peserta tahap kedua telah mengikuti seleksi berbasis komputer dan saat ini memasuki proses administrasi lanjutan.
“Mereka sudah melakukan pendaftaran dan tes dengan computer assisted test dan kemudian mereka sekarang dalam tahap pengisian daftar riwayat hidup dan nomor induk PPPK, diperkirakan mereka akan jadi PPPK mulai pada 1 Februari 2026,” jelasnya.
BGN juga menyiapkan rekrutmen lanjutan dalam skala besar. Koordinasi telah dilakukan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).
“Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan KemenpanRB untuk melakukan seleksi tahap 3 dan 4 juga akan dibuka secara umum dengan jumlah formasi masing-masing 32.460,” kata Dadan. (rpi/iwh)