news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews

Transjabodetabek Bakal Punya Dua Rute Baru, Blok M-Soetta dan Cawang-Jababeka

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk menambah rute Transjabodetabek untuk mengurangi kemacetan di Ibu Kota dan daerah penyangganya.
Selasa, 20 Januari 2026 - 16:32 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk menambah rute Transjabodetabek untuk mengurangi kemacetan di Ibu Kota dan daerah penyangganya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, tingkat konektivtas Transjakarta saat ini mencapai 92 persen.

Meski demikian, tingkat pemanfaatan oleh masyarakat saat ini terhitung belum maksimal yaitu sekitar 23,4 persen.

Adapun pengembangan rute baru yang direncanakan ini menyasar titik-titik dengan mobilitas pekerja dan penumpang yang tinggi, salah satunya dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) ke Blok M.

"Maka untuk itu, saya sudah sampaikan kepada Kepala Dinas Perhubungan, untuk Transjabodetabek kita akan buka rute-rute baru. Tadi saya habis berbisik-bisik dengan Pak Dirjen, mudah-mudahan disetujui untuk dari Bandara ke Blok M," kata Pramono, Selasa (20/1/2026).

Rute baru ini diperkirakan bisa menjadi jalur favorit masyarakat. Sebab, kunjungan ke pusat kuliner Blok M menjadi salah satu yang tinggi.

Selain rute tersebut, Pemprov DKI juga berencana membuka rute baru dari Cawang menuju Jababeka. Pembukaan rute ini dilakukan untuk memfasilitasi mobilitas para pekerja di kawasan Jababeka yang tinggal di Jakarta.

"Dari Cawang ke Jababeka. Kenapa itu dilakukan? Karena memang pekerja kita di Jababeka itu cukup tinggi dan kebutuhannya juga tinggi," katanya.

Politikus senior PDIP itu menambahkan Pemprov DKI masih mematangkan rencana tersebut dan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Ia pun mendorong masyarakat untuk terus memanfaatkan transportasi umum yang telah terkoneksi dengan baik guna menekan kepadatan lalu lintas di Jakarta.

"Saya inginnya kalau masyarakat kita sudah menggunakan katakanlah 30 persen secara terus-menerus, secara signifikan, itu pasti akan mengurangi kemacetan yang ada di Jakarta," pungkas Pramono. (iwh)

Rahmat Fatahillah Ilham/VIVA

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:00
16:47
09:09
04:22
01:14
00:56

Viral