news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto.
Sumber :
  • BPMI Istana Negara

Indonesia–Inggris Bangun Poros Strategis Baru, Prabowo Beri Sinyal Transfer Teknologi dan Investasi

Presiden RI, Prabowo Subianto, memastikan Indonesia dan Inggris kini memasuki fase baru hubungan bilateral yang bertumpu pada kemitraan strategis.
Rabu, 21 Januari 2026 - 09:59 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI, Prabowo Subianto, memastikan Indonesia dan Inggris kini memasuki fase baru hubungan bilateral yang bertumpu pada kemitraan strategis.

Kepastian itu disampaikan Presiden setelah bertemu Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, di Lancaster House, London, Selasa (20/1/2026).

Prabowo menilai Inggris merupakan mitra potensial dengan keunggulan yang relevan terhadap agenda ekonomi Indonesia, terutama dalam bidang keuangan, teknologi, dan investasi.

“Kita memandang UK, Inggris sebagai sesuatu partner yang nanti bisa juga sangat berpartisipasi dalam ekonomi kita. Mereka punya teknologi, mereka punya keuangan finance yang sangat kuat, mereka berminat untuk investasi di Indonesia,” ucapnya, dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1/2026).

Menurut Prabowo, kemitraan strategis itu membuka peluang transfer teknologi sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif dalam negeri.

“Jadi saya kira partnership ini akan sangat menguntungkan kedua belah pihak,” lanjutnya.

Salah satu sektor yang disorot dalam kemitraan tersebut adalah maritim. Prabowo menyampaikan bahwa Inggris siap mendukung rencana Indonesia membangun sekitar 1.500 kapal ikan dan memperbaiki desa nelayan. Program ini diproyeksikan memperkuat kesejahteraan nelayan sekaligus meningkatkan konsumsi protein masyarakat.

“Ini sangat strategis bagi kita. Ini sangat akan mempercepat pertumbuhan dan kemajuan ekonomi kita khususnya di bidang maritim. Saya ingatkan tiga perempat Tanah Air kita itu adalah laut dan konsumsi protein kita, oleh rakyat kita masih terlalu rendah. Kita ingin tingkatkan untuk lebih baik lagi,” kata Presiden.

Kesepakatan kemitraan strategis tersebut merupakan tindak lanjut Joint Statement on a New Strategic Partnership yang dirumuskan kedua pemimpin pada 2024.

Struktur kemitraan baru itu bertumpu pada empat pilar utama yaitu penguatan pertumbuhan ekonomi; kerja sama iklim, energi, dan alam; pertahanan dan keamanan; serta pengembangan manusia dan masyarakat.

Dengan kerangka empat pilar itu, baik Indonesia maupun Inggris berkomitmen memperdalam kolaborasi jangka panjang yang inklusif, berkelanjutan, dan saling menguntungkan. Kesepakatan ini juga menegaskan posisi kedua negara sebagai mitra strategis di kawasan dan dalam tatanan global. (agr/ree)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:38
02:44
01:41
01:28
01:40
01:48

Viral