Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Komunikasi dan Digital ( Menkomdigi) Meutya hafid menegaskan bahwa transformasi teknologi global berpotensi memperlebar ketimpangan sosial apabila tidak diimbangi dengan kebijakan pengembangan keterampilan yang inklusif.
Ia menilai, percepatan digitalisasi harus disertai upaya serius dalam menyiapkan sumber daya manusia agar tidak tertinggal.
Menurut Meutya, tantangan utama dunia kerja di masa depan bukan semata-mata berkurangnya lapangan pekerjaan akibat otomatisasi, melainkan semakin lebarnya kesenjangan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri.
Karena itu, penguatan keterampilan digital dan peningkatan kapasitas pekerja menjadi kunci agar transformasi teknologi dapat memberikan manfaat yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.