- tvOnenews.com/Rika Pangesti
OTT Kepala Daerah Beruntun, Mensesneg: Korupsi Masih Jadi PR Serius Negara
Jakarta, tvOnenews.com - Operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua kepala daerah dalam sehari kembali menyalakan alarm korupsi di level pemerintahan daerah.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan kasus itu menunjukkan masalah korupsi masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus dibereskan.
“Tentunya kami prihatin kembali terjadi operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh kepala daerah, itu membuktikan bahwa betul-betul masalah korupsi ini menjadi sesuatu yang pekerjaan rumah yang harus bersama-sama kita perangi,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Rabu (21/1/2026).
Prasetyo menekankan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah berkali-kali mengingatkan pentingnya komitmen memerangi praktik rasuah.
“Berkali-kali dalam berbagai forum, Bapak Presiden terus mengingatkan hal tersebut,” katanya.
Pada Senin (19/1/2026), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan dua OTT sekaligus.
Di Jawa Timur, KPK menahan Wali Kota Madiun Maidi bersama 14 orang lainnya. Di Jawa Tengah, giliran Bupati Pati Sudewo yang diamankan.
Keesokan harinya, KPK mengumumkan penetapan tersangka. Maidi (MD) diduga melakukan pemerasan dengan modus imbalan proyek, dana corporate social responsibility (CSR), serta bentuk penerimaan lain di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.
Sementara Sudewo (SDW) diduga memeras dalam pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati. (agr/nsi)