news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

sosok Pandji Pragiwaksono.
Sumber :
  • instagram @pandji.pragiwaksono

Komika Pandji Pragiwaksono Kembali Dipolisikan Buntut Mens Rea, Ini Aduan Pasalnya

Majelis Pesantren Salafiyah (MPS) Banten melaporkan Aktor sekaligus komedian Indonesia, Pandji Pragiwaksono, terkait dugaan penistaan agama yang terdapat dalam materi Stand Up Comedy Mens Rea.
Jumat, 23 Januari 2026 - 05:00 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Majelis Pesantren Salafiyah (MPS) Banten melaporkan Aktor sekaligus komedian Indonesia, Pandji Pragiwaksono, terkait dugaan penistaan agama yang terdapat dalam materi Stand Up Comedy Mens Rea.

Laporan ini telah teregister dengan nomor L.P/B/567/1/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA, tanggal 22 Januari 2026 pukul 20.48 WIB. Terlapor dalam hal ini yaitu Pandji Pragiwaksono.

Ketua Dewan Pembina Majelis Pesantren Salafiyah (MPS) Banten, KH Matin Syarkowi mengatakan bahwa pelayangan laporan ini dilakukan usai ada penyampaian dari Pandji soal ibadah salat.

“Kita sebagai Muslim, melaporkan untuk klarifikasi komedian Panji Pragiwaksono yang di GBK itu ya. Karena ada penggunaan diksi orang yang salatnya tidak pernah bolong alias rajin, kita sudah paham kaitannya dengan soal kepemimpinan. Dia mengatakan dalam narasi itu bahwa orang yang tidak pernah bolong salatnya alias rajin, apakah otomatis menjadi orang baik? Jawab dia, enggak. Tapi bisa disebut orang rajin,” kata Matin, di Polda Metro Jaya, Kamis (22/1/2026).

Ketua Dewan Pembina Majelis Pesantren Salafiyah (MPS) Banten, KH Matin Syarkowi
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Lebih lanjut, Matin menerangkan, dalam keyakinan sebagai umat islam, salat itu ada salat fardu ada salat sunah. Menurutnya, orang yang rajin salat, tidak pernah meninggalkan salat, diyakini adalah orang baik. Yang menjamin baik itu Al-Qur'an dan Hadis.

“Lalu di mana salahnya? Pandji kemudian menyambung narasi itu dengan memperumpamakan kalau kita yakini sebagai analogi dengan siswa yang tidak pernah bolos, ujung-ujungnya kata dia, “seperti saya, goblok". Sehingga ini dapat dimaknai orang yang rajin salat, belum tentu baik, dan bisa jadi goblok,” jelas Matin.

“Dipertegas dengan perumpamaan yang “menurut keyakinan saya,” dia mengada-ada. Apa mengada-adanya? Memperumpamakan dengan syarat sebagai pilot Garuda. Yang syaratnya itu adalah salatnya tidak bolong-bolong. Lalu menunjukkan kegoblokan itu ketika turbulensi mengalami gangguan, lalu seolah-olah si pilot yang rajin salat itu mengajak justru salat safar. Itu kan namanya mengada-ada. Karena tidak ada di dunia ini, saya yakin tidak ada, seorang pilot yang mengajak penumpangnya untuk salat safar ketika ada masalah di pesawat,” sambungnya.

Kemudian Matin menerangkan, semua masyarakat pastinya bergembira dengan hiburan. Namun pelecehan terhadap suatu peribadatan agama, dan kemudian ditertawakan artinya sedang mentertawakan perumpamaan orang yang rajin salat, belum tentu baik dan goblog.

“Nah makanya atas dasar apa lelucon itu dikatakan orang yang tidak pernah bolong salat, rajin salat, kemudian belum tentu baik. Atas dasar apa Panji menyatakan orang seperti itu belum tentu baik?,” terang Matin.

Atas peristiwa ini, Pandji dilaporkan dengan Tindak Pidana Penistaan Agama Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 300 UU 1/2023 Dan Atau Pasal 301 KUHP.

Kemudian, untuk memperkuat adanya dugaan tindak pidana yang dilakukan Pandji, pihaknya menyerahkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman materi Mens Rea Pandji yang menyampaikan pernyataan tersebut.

“Ada (barang bukti). Sudah kita serahkan ke situ (piha kepolisian), flashdisk dan lain-lain kita ada. Iya ada (dokumen rekaman Pandji),” ucap Matin.(ars/raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:03
03:38
05:06
02:43
02:57
05:10

Viral