news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi sakit maag atau GERD.
Sumber :
  • pixabay/derneuemann

Mengenal GERD Lebih Dalam Usai Wafatnya Lula Lahfah, Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Penanganannya

GERD menjadi sorotan usai wafatnya selebgram Lula Lahfah. Kenali gejala, penyebab, risiko, dan cara penanganan penyakit asam lambung ini.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:56 WIB
Reporter:
Editor :

Penyebab dan Faktor Risiko GERD

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko GERD antara lain:

  • Kelebihan berat badan atau obesitas

  • Kehamilan

  • Merokok atau paparan asap rokok

  • Konsumsi makanan berlemak, pedas, asam, dan minuman berkafein

  • Konsumsi obat tertentu, seperti obat penenang, penghambat saluran kalsium, obat asma, NSAID, dan antidepresan

Gaya hidup tidak sehat juga dapat memperburuk frekuensi refluks asam lambung.

Cara Menangani GERD

Penanganan GERD umumnya dimulai dari perubahan gaya hidup, antara lain:

  • Menurunkan berat badan bila obesitas

  • Menghindari makanan pemicu asam lambung

  • Tidak langsung berbaring setelah makan

  • Meninggikan posisi kepala saat tidur sekitar 15–20 cm

  • Berhenti merokok

Selain itu, dokter dapat merekomendasikan obat-obatan seperti antasida, penghambat asam lambung, atau obat resep lain sesuai kondisi pasien. Meski tersedia obat bebas, penggunaan jangka panjang sebaiknya tetap dikonsultasikan dengan tenaga medis karena dapat menimbulkan efek samping.

Pada kasus tertentu, terutama jika GERD tidak membaik dengan obat dan perubahan gaya hidup, tindakan pembedahan dapat menjadi pilihan. Prosedur yang umum dilakukan adalah fundoplikasi, yakni memperkuat katup antara lambung dan kerongkongan untuk mencegah refluks. Pada pasien obesitas, operasi bariatrik juga dapat membantu menurunkan berat badan sekaligus meredakan gejala GERD.

Pelajaran dari Kasus Lula Lahfah

Kasus meninggalnya Lula Lahfah dan penanganan jenazah Lula Lahfah menjadi pengingat bahwa kondisi kesehatan kronis, termasuk GERD, perlu ditangani secara serius dan berkelanjutan. Meski GERD jarang langsung menyebabkan kematian, komplikasinya dapat berdampak signifikan terhadap kualitas hidup dan kondisi kesehatan secara umum.

Pakar kesehatan menekankan pentingnya deteksi dini, disiplin menjalani pengobatan, serta menerapkan pola hidup sehat. Dengan penanganan yang tepat, penderita GERD tetap dapat menjalani aktivitas normal dan mengurangi risiko komplikasi di masa depan.

Publik kini menunggu informasi resmi lanjutan terkait penyebab wafatnya Lula Lahfah. Namun, peristiwa ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan saluran pencernaan dan tidak mengabaikan gejala GERD yang muncul. (nsp)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral