news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Petugas BPBD saat mengangkut bahan semai ke pesawat pada operasi modifikasi cuaca di Jakarta, Selasa (26/1)..
Sumber :
  • Antara

Modifikasi Cuaca Jakarta Masuk Hari ke-11: Jurus Jitu Pemprov DKI Jinakkan Awan Hujan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta kembali menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah preventif menghadapi ancaman cuaca ekstrem.
Senin, 26 Januari 2026 - 23:21 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta kembali menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah preventif menghadapi ancaman cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan strategi jemput bola untuk meminimalisir potensi bencana.

"Operasi ini merupakan langkah mitigasi dini untuk mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem, khususnya hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi menimbulkan genangan dan banjir," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Senin (26/1).

Dalam pelaksanaan OMC yang kini memasuki hari ke-11, tim gabungan telah menyebar sedikitnya 1.600 kilogram bahan semai. 

Aksi "pembajakan" awan ini menyasar area di atas perairan Laut Jawa dan wilayah Tangerang Selatan melalui dua tahap penerbangan atau sorti.

Program ini merupakan kolaborasi apik antara BPBD DKI Jakarta dengan berbagai instansi terkait, mulai dari BNPB, BMKG, hingga TNI Angkatan Udara.

Pada penerbangan pertama (sorti pertama), pesawat bergerak menuju langit Tangerang Selatan. Di sana, tim menyemai 800 kilogram Kalsium Oksida (CaO) pada ketinggian antara 5.000 hingga 7.000 kaki.

Memasuki siang hari, operasi dilanjutkan ke sorti kedua dengan fokus di atas wilayah perairan Laut Jawa. Pada ketinggian yang lebih tinggi, yakni 8.000–12.000 kaki, tim melakukan penyemaian di area radial 030–060 derajat.

"Pada sorti ini digunakan bahan semai berupa Natrium Klorida (NaCl) sebanyak 800 kilogram," ujarnya.

Menurut Isnawa, rangkaian operasi pada hari ke-11 ini merupakan komitmen jangka panjang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meredam potensi curah hujan yang berlebihan. 

Penentuan lokasi penyemaian pun tidak dilakukan sembarangan, melainkan merujuk pada data sains yang akurat.

"Pelaksanaan OMC dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer serta pemantauan cuaca secara berkelanjutan, sehingga penyemaian awan dapat diarahkan ke wilayah yang lebih aman," katanya.

Hingga saat ini, BPBD DKI terus melakukan pemantauan ketat dan evaluasi rutin setiap harinya. 

Koordinasi lintas sektor juga diperkuat guna memastikan Jakarta dan wilayah sekitarnya tetap siaga menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. (ant/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:03
01:24
05:06
05:26
04:40
04:58

Viral