News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Ribuan Imigran Maroko Nekat Sebrangi Laut ke Spanyol, 72 Orang Tewas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:00 WIB
  • Reporter :

Jakarta, tvOnenews.com - Gelombang migrasi besar-besaran dari Maroko menuju wilayah otonom Spanyol, Ceuta, menjadi salah satu krisis perbatasan paling serius di Eropa pada 2026. 

Ribuan hingga puluhan ribu migran berupaya memasuki wilayah Uni Eropa melalui jalur laut maupun darat, menyebabkan puluhan korban jiwa dan memicu respons keamanan dari Spanyol serta Uni Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengutip Reuters, sedikitnya 72 orang dilaporkan meninggal dunia dalam rangkaian krisis migrasi yang berlangsung sejak 30 Juli 2026. Sementara laporan otoritas pada fase awal insiden mencatat sedikitnya sembilan korban tewas ketika ribuan migran pertama kali memasuki Ceuta.

Ceuta merupakan wilayah otonom Spanyol seluas sekitar 18,5 kilometer persegi yang berada di pesisir Afrika Utara dan berbatasan langsung dengan Maroko. Karena berstatus wilayah Spanyol, Ceuta juga menjadi bagian dari Uni Eropa sehingga kerap menjadi pintu masuk para migran yang ingin mencapai Eropa.

Ribuan warga Maroko terlihat berenang menggunakan ban pelampung, berjalan melewati pemecah ombak, hingga menerobos pagar perbatasan untuk memasuki Ceuta. Sebagian lainnya memasuki wilayah tersebut melalui jalur darat.

Lonjakan arus migran juga terjadi di Melilla, wilayah otonom Spanyol lainnya di Afrika Utara. Menghadapi situasi tersebut, pemerintah Spanyol mengerahkan personel militer, Garda Sipil, polisi tambahan, tim penyelam, serta penjaga pantai untuk memperketat pengamanan di kawasan perbatasan.

Di sisi lain, aparat keamanan Maroko berupaya menghentikan arus migran menggunakan meriam air dan pengamanan di sepanjang perbatasan.

Sejumlah faktor disebut menjadi penyebab meningkatnya arus migrasi. Banyak warga Maroko dan negara-negara Afrika memilih Ceuta karena letaknya sangat dekat dan menjadi pintu masuk menuju Uni Eropa. Mereka berharap memperoleh pekerjaan, perlindungan hukum, hingga akses terhadap layanan sosial.

Pemerintah Spanyol juga menilai lonjakan migrasi dipicu penyalahgunaan informasi mengenai putusan Mahkamah Agung Spanyol yang mewajibkan proses hukum sebelum migran yang memasuki wilayah melalui jalur laut dapat dipulangkan ke negara asal.

Menurut Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, jaringan penyelundup manusia diduga menyebarkan informasi yang menyesatkan di media sosial sehingga ribuan orang terdorong melakukan penyeberangan.

Namun, organisasi kemanusiaan menilai penyebab utama migrasi tetap berasal dari konflik, kemiskinan, dan krisis ekonomi yang melanda kawasan Afrika.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyerukan penguatan pengawasan di perbatasan luar Uni Eropa menyusul krisis tersebut.

Ia menyatakan koordinasi antara Spanyol dan Maroko telah membantu mengembalikan sebagian besar migran yang memasuki Ceuta secara ilegal.

Sementara itu, International Organization for Migration (IOM) kembali mengingatkan bahwa Laut Mediterania masih menjadi salah satu jalur migrasi paling berbahaya di dunia dengan ribuan korban jiwa setiap tahunnya.

Di media sosial muncul berbagai spekulasi yang mengaitkan lonjakan migrasi dengan dinamika hubungan diplomatik Israel, Maroko, dan Spanyol, terutama setelah Spanyol menyuarakan dukungan terhadap Palestina.

Spekulasi tersebut muncul setelah kembali beredarnya sejumlah artikel dan analisis lama mengenai hubungan Israel-Maroko.

Namun hingga kini belum ada bukti yang menunjukkan keterlibatan Israel dalam krisis migrasi tersebut. Diplomat senior Israel juga telah membantah bahwa pemerintahnya mendukung klaim Maroko atas Ceuta maupun Melilla.

Lonjakan migrasi ini pun turut memicu reaksi dari Italia. Perdana Menteri Giorgia Meloni menilai masuknya migran secara besar-besaran berpotensi mengancam keamanan kawasan Schengen dan menyerukan langkah tegas Uni Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usulan tersebut mendapat tanggapan dari Menteri Luar Negeri Spanyol José Manuel Albares, yang menilai sesama anggota Uni Eropa seharusnya mengedepankan solidaritas dalam menghadapi krisis kemanusiaan, bukan saling menyalahkan.

Krisis di Ceuta kini tidak hanya menjadi persoalan migrasi, tetapi juga berkembang menjadi isu kemanusiaan, keamanan kawasan, dan diplomasi internasasional yang terus menjadi perhatian pemerintah Spanyol, Uni Eropa, maupun negara-negara di kawasan Mediterania.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

TPA Bajing di Garut Terbakar Akibat Kemarau Panjang
01:09

TPA Bajing di Garut Terbakar Akibat Kemarau Panjang

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terbakar di tengah musim kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.
Petani Tewas di Kebun: Jasad Misterius Dalam Kubangan
06:26

Petani Tewas di Kebun: Jasad Misterius Dalam Kubangan

Warga Desa Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam kubangan air di kawasan Dusun Permatang Gaib pada Senin (15/6/2026).
Anindya Bakrie: Kerjasama Perdagangan Indonesia Thailand Capai 18 Miliar Dolar
02:16

Anindya Bakrie: Kerjasama Perdagangan Indonesia Thailand Capai 18 Miliar Dolar

Indonesia dan Thailand memperkuat kemitraan ekonomi melalui penyelenggaraan Indonesia-Thailand Business Forum yang digelar bertepatan dengan kunjungan resmi Perdana Menteri Kerajaan Thailand ke Indonesia.
Interpol Terbitkan Red Notice Ahmad Al Misry
00:56

Interpol Terbitkan Red Notice Ahmad Al Misry

Interpol telah menerbitkan red notice terhadap penceramah Ahmad Almisry yang menjadi buronan dalam kasus dugaan pelecehan seksual.
3 Orang Tewas Akibat Kebakaran Rumah Kayu
01:31

3 Orang Tewas Akibat Kebakaran Rumah Kayu

Sebuah rumah berbahan kayu di Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, hangus terbakar. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.
Korban Serangan Monyet Liar di Indragiri Hilir Bertambah
01:24

Korban Serangan Monyet Liar di Indragiri Hilir Bertambah

Jumlah korban serangan monyet liar di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, terus bertambah. Hingga kini tercatat 15 warga, termasuk anak-anak, mengalami luka akibat gigitan satwa tersebut.
Gelombang Panas Ekstrem Landa Korea Selatan, Suhu Tembus Rekor 42 Derajat
06:07

Gelombang Panas Ekstrem Landa Korea Selatan, Suhu Tembus Rekor 42 Derajat

Otoritas Korea Selatan mengimbau masyarakat menghentikan seluruh aktivitas di luar ruangan setelah negara itu mencatat suhu udara tertinggi sejak pencatatan cuaca dimulai lebih dari satu abad lalu.
TNI AL Ungkap Penyelundupan Pasir Timah Senilai Rp1,3 Miliar
01:27

TNI AL Ungkap Penyelundupan Pasir Timah Senilai Rp1,3 Miliar

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV menggagalkan upaya penyelundupan pasir timah ilegal di perairan Pekajang, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.
Petugas Gabungan Berjibaku Evakuasi Korban Banjir di Kota Padang
02:40

Petugas Gabungan Berjibaku Evakuasi Korban Banjir di Kota Padang

Petugas gabungan mengevakuasi warga yang terjebak banjir bandang di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejak Senin pagi hingga malam.
Harga Beras Premium Mengalami Kenaikan Hingga Kelangkaan di Medan
01:28

Harga Beras Premium Mengalami Kenaikan Hingga Kelangkaan di Medan

Harga beras jenis medium dan premium mengalami kenaikan sekaligus kelangkaan di sejumlah warung dan swalayan di Kota Medan serta Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Temui Pimpinan DPR, Koalisi Buruh Serahkan Draf RUU Ketenagakerjaan
01:58

Temui Pimpinan DPR, Koalisi Buruh Serahkan Draf RUU Ketenagakerjaan

Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia menyerahkan draf usulan Ketenagakerjaan kepada pimpinan DPR RI.
AS Lepas Kepemimpinan Misi Bantuan NATO untuk Ukraina, Kenapa?
25:00

AS Lepas Kepemimpinan Misi Bantuan NATO untuk Ukraina, Kenapa?

Media pemerintah Iran melaporkan otoritas Teheran menghindari publikasi rekaman suara Pemimpin Tertinggi Iran Motjaba Khamenei karena khawatir file audio tersebut dapat dimanfaatkan badan intelijen asing untuk melacak lokasinya.
Dua Santri di Karawang Disiram Air Panas Oleh Oknum Linmas
02:02

Dua Santri di Karawang Disiram Air Panas Oleh Oknum Linmas

Dua santri Pondok Pesantren Darul Ibtida, Karawang, Jawa Barat, menjadi korban dugaan salah sasaran dan aksi main hakim sendiri yang dilakukan sejumlah oknum anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas).
Karhutla di Kalteng Kian Menghawatirkan, BNPB Intensif Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
01:19

Karhutla di Kalteng Kian Menghawatirkan, BNPB Intensif Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

BNPB mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Kalimantan Tengah sebagai upaya mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus meluas.
Presiden Prabowo: Kemitraan Indonesia dan Thailand Terus Berkembang
04:38

Presiden Prabowo: Kemitraan Indonesia dan Thailand Terus Berkembang

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/8/2026).
Kunci Motor yang Dibuang Pacar, Remaja 19 Tahun Ditemukan Tewas di Banjir Kanal Barat
00:56

Kunci Motor yang Dibuang Pacar, Remaja 19 Tahun Ditemukan Tewas di Banjir Kanal Barat

Seorang remaja bernama Muhammad Tomil Adi Kurniawan (19) ditemukan tewas setelah tenggelam di aliran Banjir Kanal Barat (BKB), kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Senin (3/8/2026).
Pertemuan Presiden Prabowo & PM Thailand Bahas Penguatan Kemitraan Strategis
19:40

Pertemuan Presiden Prabowo & PM Thailand Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra di Istana Kepresidenan Jakarta.
Penumpang Selamat Ceritakan Kejadian Mencekam di KM Mutiara Sentosa 2
01:51

Penumpang Selamat Ceritakan Kejadian Mencekam di KM Mutiara Sentosa 2

Korban selamat kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 mengungkapkan kepanikan yang terjadi saat api melalap kapal di perairan utara Madura.
Petugas Dishub Bekasi Dipecat usai Video Dugaan Pungli Rp1,7 Juta
01:46

Petugas Dishub Bekasi Dipecat usai Video Dugaan Pungli Rp1,7 Juta

Pemerintah Kota Bekasi resmi memecat seorang oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang diduga terlibat dalam pungutan liar terhadap sopir truk. Keputusan tersebut diambil setelah video dugaan pungli senilai Rp1,7 juta viral di media sosial.

Jangan Lewatkan

PB Akuatik Indonesia Resmi Kirim 14 Atlet Renang ke Asian Games 2026, Bidik Akhiri Puasa Medali 36 Tahun

PB Akuatik Indonesia Resmi Kirim 14 Atlet Renang ke Asian Games 2026, Bidik Akhiri Puasa Medali 36 Tahun

Pengurus Besar Akuatik Indonesia resmi mengumumkan mengirimkan sebanyak 14 perenang terbaik tanah air untuk berlaga di Asian Games 2026, untuk mengakhiri puasa medali selama 36 tahun.
Kasus TPPU Masih Diusut, Jaksa Agung Hentikan Sementara Status Jaksa Terhadap Febrie Adriansyah

Kasus TPPU Masih Diusut, Jaksa Agung Hentikan Sementara Status Jaksa Terhadap Febrie Adriansyah

Jaksa Agung, ST Burhanuddin memberhentikan sementara status jaksa terhadap Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Pusat Penerangan
Arus Dana Asing Berbalik Positif, OJK Catat Net Buy Rp1,62 Triliun pada Juli 2026

Arus Dana Asing Berbalik Positif, OJK Catat Net Buy Rp1,62 Triliun pada Juli 2026

OJK mencatat investor asing kembali melakukan net buy Rp1,62 triliun pada Juli 2026. IHSG melonjak 10,51%, pasar obligasi menguat, dan NAB reksa dana terus meningkat.
Ketika Kaki Kiri Messi Mencetak Revolusi: Sejarah, Filsafat, Seni dan Agama

Ketika Kaki Kiri Messi Mencetak Revolusi: Sejarah, Filsafat, Seni dan Agama

Tidak mengherankan apabila figur-figur besar sepak bola Argentina perlahan menempati ruang simbolik yang biasanya hanya diberikan kepada tokoh-tokoh kebudayaan atau keagamaan.
Viral Diseruduk Babi Hutan yang Mengamuk, Warga di Kuningan Tersungkur hingga Celana Robek

Viral Diseruduk Babi Hutan yang Mengamuk, Warga di Kuningan Tersungkur hingga Celana Robek

Video seekor babi hutan besar berwarna hitam menyeruduk hingga melukai kaki seorang warga, Anasikin (22) di Dusun Pahing, Desa Subang, Kuningan, Jabar viral.
Terjerat Kasus Dugaan TPPU, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa

Terjerat Kasus Dugaan TPPU, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa

Jaksa Agung RI ST Burhanuddin mengambil langkah tegas dengan memberhentikan sementara status jaksa mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Prabowo Antar Langsung Kepulangan PM Thailand Anutin, Tutup Kunjungan dengan Suasana Hangat

Prabowo Antar Langsung Kepulangan PM Thailand Anutin, Tutup Kunjungan dengan Suasana Hangat

Presiden Prabowo Subianto mengantar langsung kepulangan Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma.
Belum Debut, Megawati Hangestri Sudah Beri Efek Besar untuk Pemain Hyundai Hillstate

Belum Debut, Megawati Hangestri Sudah Beri Efek Besar untuk Pemain Hyundai Hillstate

Meski belum resmi debut bersama Hyundai Hillstate, namun Megawati Hangestri telah memberikan efek besar kepada rekan-rekan setimnya jelang tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Ramalan Zodiak 5 Agustus 2026: Keuangan Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Zodiak 5 Agustus 2026: Keuangan Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan zodiak 5 Agustus 2026 soal keuangan mengulas kondisi finansial tiap zodiak secara lengkap, disertai angka keberuntungan masing-masing hari Rabu ini.
KPK Telusuri Sosok Penghubung ke Bupati Pemalang di Kasus Dugaan Pemerasan

KPK Telusuri Sosok Penghubung ke Bupati Pemalang di Kasus Dugaan Pemerasan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri sosok penghubung antara Lilik Budi Supriyanto (LBS) dengan Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro (AWI). 
ADVERTISEMENT