Anindya Bakrie: Kerjasama Perdagangan Indonesia Thailand Capai 18 Miliar Dolar
Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia dan Thailand memperkuat kemitraan ekonomi melalui penyelenggaraan Indonesia-Thailand Business Forum yang digelar bertepatan dengan kunjungan resmi Perdana Menteri Kerajaan Thailand ke Indonesia.
Forum yang diselenggarakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Thai Chamber of Commerce in Indonesia itu mengusung tema Advancing the Indonesia–Thailand Strategic Partnership Through Integrated Value Chains in Industry, Services, and Halal Economy.
Melalui forum tersebut, kedua negara berkomitmen memperluas kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari manufaktur, kendaraan listrik, energi, agripangan, logistik, layanan digital, pariwisata, hingga pengembangan ekonomi halal.Â
Kerja sama itu diharapkan mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia dan Thailand.
Sebagai tindak lanjut, sejumlah memorandum of understanding (MoU) ditandatangani oleh pelaku usaha dan lembaga dari kedua negara sebagai bentuk konkret penguatan kolaborasi di berbagai sektor.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengatakan hubungan ekonomi Indonesia dan Thailand terus menunjukkan perkembangan positif. Saat ini nilai perdagangan bilateral telah mencapai sekitar US$18 miliar, dan ditargetkan meningkat hingga mendekati US$30 miliar pada 2030.
"Jumlah trading antara Thailand dan Indonesia adalah 18 miliar dolar. Nah, ini diperkirakan 2030 angkanya bisa mendekati 30 miliar dolar yang sangat-sangat besar," kata Anindya.
Ia juga menyoroti besarnya investasi Thailand di Indonesia yang melibatkan berbagai perusahaan besar, seperti Bangkok Bank, Kasikorn Bank, Siam Group, hingga CP Group.
Menurutnya, hubungan kedua negara tidak hanya berkembang di sektor perdagangan dan investasi, tetapi juga didukung semakin eratnya hubungan antarmasyarakat (people-to-people connectivity).
"Kita ketahui bahwa jumlah orang yang ke Thailand ada sekitar 800.000, dan sebaliknya sekitar 250.000-an. Ini menandakan selain bisnis, perdagangan, investasi, tapi people to people juga bagus," ujarnya.
Forum bisnis tersebut menjadi bagian dari upaya kedua negara memperkuat kemitraan strategis yang sebelumnya telah disepakati oleh Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Thailand dalam pertemuan bilateral, sekaligus mendorong terbentuknya rantai nilai terpadu di kawasan Asia Tenggara.