- Antara
Keluarga Tolak Autopsi, Polisi Tetap Bongkar Misteri Kematian Lula Lahfah: Semua akan Kami Ungkap
Jakarta, tvOnenews.com - Kasus meninggalnya selebgram Lula Lahfah kini memasuki babak baru.
Meski sebelumnya aparat sempat memberi sinyal penghentian kasus lantaran keluarga menolak proses autopsi dan visum, pihak kepolisian kini memutuskan untuk tetap mengusut tuntas misteri di balik kepergian sang figur publik.
Tanpa adanya autopsi yang disepakati bersama pihak Rumah Sakit Fatmawati, Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan kini beralih menggunakan pendekatan investigasi ilmiah (scientific investigation) untuk mencari titik terang.
Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, menegaskan bahwa langkah itu diambil guna meminimalisir spekulasi sekaligus memastikan ada tidaknya unsur tindak pidana.
“Kami tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah ada peristiwa pidana atau tidak. Semua akan kami ungkap berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan ilmiah,” ujar Iskandarsyah, Selasa (27/1).
Saat ini, pihak berwajib telah menyita sejumlah barang bukti krusial dari tempat kejadian perkara (TKP), salah satunya adalah rekaman CCTV.
Barang-barang tersebut kini tengah menjalani analisis mendalam di laboratorium forensik.
"Seluruh proses penyelidikan dilakukan berdasarkan fakta di lapangan dan pendekatan scientific investigation," kata Iskandarsyah.
Selain mengandalkan bukti fisik, penyidik juga bergerak menelusuri rekam jejak kesehatan korban.
Koordinasi dengan pihak medis diperketat untuk mengonfirmasi keterangan saksi yang menyebut Lula Lahfah sempat mengalami drop atau gangguan kesehatan sebelum mengembuskan napas terakhir.
"Sampai saat ini kita masih dalami semuanya. Jadi kita masih menunggu, mohon waktu dari penyidik," kata Iskandarsyah.
Keluarga Sempat Tolak Autopsi demi Privasi
Pada Minggu (25/1/2026) lalu, pihak berwenang sempat menyatakan penyelidikan tidak dilanjutkan karena keluarga keberatan dengan proses autopsi demi menjaga privasi almarhumah.
Saat itu, AKBP Iskandarsyah menegaskan, dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan petugas, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Enggak ada, kalau secara visual tidak ada,” kata Iskandarsyah kepada wartawan, Minggu, 25 Januari 2026. (dpi)
Foe Peace Simbolon/VIVA