news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Jadi Sorotan.
Sumber :
  • Tangkapan layar - instagram.com/yue_cooking

Kronologi Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Jadi Sorotan

Sebuah video yang memperlihatkan pemeriksaan terhadap pedagang es gabus di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, viral di media sosial dan menuai kecaman publik ...
Selasa, 27 Januari 2026 - 16:31 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Sebuah video yang memperlihatkan pemeriksaan terhadap pedagang es gabus di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, viral di media sosial dan menuai kecaman publik.

Dalam video tersebut, tampak aparat gabungan TNI dan Polri menuding es gabus yang dijual seorang pedagang paruh baya terbuat dari bahan spons.

Dalam rekaman yang beredar, pedagang terlihat hanya terdiam saat aparat menjelaskan dugaan tersebut.

Aparat bahkan terlihat membakar serta memeras es gabus untuk membuktikan tudingan bahwa jajanan tersebut bukan berbahan tepung atau agar-agar, melainkan spons.

“Harap hati-hati bagi orang tua, karena ini sudah direkayasa bukan bahan hunkwe atau puding, tapi spons. Kalau dibakar dia meleleh,” ujar seorang aparat kepolisian dalam video yang dikutip Selasa (26/1/2026).

Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat
Sumber :
  • @balewartawanjakpus

Sementara itu, seorang aparat TNI bahkan meminta pedagang tersebut memakan es gabus yang dijualnya. “Makan nih, habisin ya. Yang makan kamu saja, jangan anak-anak,” ucapnya.

Video tersebut sontak memicu reaksi keras warganet karena dinilai merendahkan pedagang kecil dan belum didukung bukti ilmiah.

Menanggapi viralnya video tersebut, pihak kepolisian dan TNI akhirnya memberikan klarifikasi.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa Polres Metro Jakarta Pusat Aiptu Ikhwan Mulyadi mengakui bahwa pihaknya terlalu cepat mengambil kesimpulan tanpa menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari instansi berwenang.

“Kami menyimpulkan terlalu cepat tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari Dinas Kesehatan, Dokpol, maupun Labfor Polri,” kata Ikhwan, Selasa (27/1/2026).

Ia pun menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pedagang es gabus bernama Suderajat, serta memastikan tidak ada niat untuk merugikan mata pencaharian maupun mencemarkan nama baik yang bersangkutan.

es gabus
Sumber :
  • ist

Ikhwan menjelaskan, tindakan tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas laporan warga yang khawatir adanya dugaan makanan berbahaya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra memastikan hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan es gabus tersebut aman dan layak dikonsumsi.

“Tim Dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya produk tersebut tidak mengandung zat berbahaya,” ujarnya, Minggu (24/1/2026).

Pemeriksaan dilakukan oleh Tim Dokpol Polda Metro Jaya terhadap seluruh sampel es gabus, agar-agar, dan cokelat meses milik pedagang.

Dalam perkembangan selanjutnya, kepolisian juga memberikan ganti rugi atas barang dagangan yang sempat diamankan untuk keperluan uji laboratorium.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk empati terhadap pedagang kecil yang menggantungkan penghasilan dari jualan hariannya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum ada hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:44
03:26
01:32
06:03
01:24
05:06

Viral