news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden RI Prabowo Subianto di Rakornas, Senin (2/2/2026).
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar-tvOne

Prabowo Ingatkan Indonesia Harus Berdikari: Kalau Kita Diserang, Nobody Is Going to Help Us

Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras soal realitas geopolitik global yang dinilainya semakin brutal dan tidak ideal.
Senin, 2 Februari 2026 - 13:51 WIB
Reporter:
Editor :

Bogor, tvOnenews.com — Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras soal realitas geopolitik global yang dinilainya semakin brutal dan tidak ideal.

Ia menegaskan Indonesia tidak boleh menggantungkan nasib pada siapa pun dan harus berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) karena dalam situasi genting tidak ada jaminan bantuan dari negara lain.

Penegasan itu disampaikan Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Prabowo menekankan bahwa pilihan Indonesia untuk bersikap nonblok dan bersahabat dengan semua pihak justru menuntut konsekuensi besar, yaitu kesiapan menghadapi ancaman sendirian.

“Kita mengerti semua. Kalau kita sungguh-sungguh mau nonblok, kalau kita sungguh-sungguh mau tidak terlibat dalam pakta, kalau kita sungguh-sungguh mau bersahabat sama semua berarti kita sendiri,” kata Prabowo.

Dalam arahannya, Kepala Negara mengaitkan sikap tersebut dengan ajaran para pendiri bangsa.

Ia mengutip pemikiran Presiden pertama RI Soekarno dan Panglima Besar Jenderal Soedirman yang menekankan keharusan percaya pada kekuatan nasional sendiri.

“Kalau kita diancam, kalau kita diserang, tidak akan ada yang bantu kita saudara-saudara. Percaya sama saya nobody is going to help us. Karena itu, dari awal Bung Karno mengatakan kita harus berdiri di atas kaki kita sendiri. Dan Panglima Besar kita yang pertama, Panglima Besar Soedirman, kita harus percaya pada kekuatan kita sendiri,” ujar Prabowo.

Prabowo juga menyinggung kerasnya tatanan dunia saat ini yang menurutnya masih dikuasai hukum rimba di mana kekuatan menjadi penentu utama dalam hubungan internasional.

“Yang berlaku di dunia ini sekarang adalah yang kuat akan berbuat apa yang mereka kehendaki, yang lemah akan menderita. Itu yang kita hari ini, kita lihat di mana-mana. Jadi saudara-saudara tugas saya sebagai Presiden, sebagai pemegang kepercayaan rakyat, saya harus menjaga bangsa ini, saya harus menjaga rakyat ini,” paparnya. (agr/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:31
00:52
05:07
03:02
05:40
01:21

Viral