news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden RI Prabowo Subianto.
Sumber :
  • YouTube-Setpres

Presiden Prabowo Undang Ormas Islam ke Istana, Bakal Bahas dan Diskusi soal Board of Peace Gaza

Presiden RI Prabowo Subianto mengundang ormas Islam seperti PBNU, Muhammadiyah hingga MUI ke Istana hari ini, Selasa (3/2/2026).
Selasa, 3 Februari 2026 - 10:50 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengundang organisasi masyarakat (ormas) Islam seperti PBNU, Muhammadiyah hingga MUI ke Istana hari ini, Selasa (3/2/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima, pertemuan ini akan membahas keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian/Board of Peace (BoP) Gaza.

Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis membenarkan adanya undangan terkait pertemuan dengan Presiden Prabowo yang dijadwalkan berlangsung pada siang hari. 

"Ya saya juga diundang siang ini. Yang sampai ke saya tentang BoP," kata dia. 

Begitu juga Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Dia juga membenarkan adanya undangan terkait pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana siang hari ini.

"Iya benar ada agenda tersebut jam 14.00 WIB," kata Gus Ipul.

Senada, Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti turut membenarkan adanya undangan terkait agenda pertemuan di Istana bersama Presiden Prabowo. 

"Dari Muhammadiyah akan hadir Prof. Syafiq Mughni dan saya," ungkapnya. 

Untuk diketahui Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace Gaza resmi diluncurkan pada 22 Januari 2026 di sela-sela acara World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. 

Peluncuran ini dihadiri sejumlah pemimpin negara anggota termasuk Presiden Prabowo.

Menurut Prabowo, negara-negara yang tergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza adalah mereka yang ingin membantu rakyat Palestina di Gaza. 

Adapun negara-negara lain yang turut menandatangani piagam Dewan Perdamaian itu antara lain Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Jordania, Kazakhstan, Republik Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab (UAE) dan Uzbekistan. (ant/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:32
01:56
01:10
03:09
07:03
04:50

Viral