news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis.
Sumber :
  • Tangkapan layar

Respons Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Menkes Siapkan Layanan Psikologi Klinis

Merespons kasus anak SD bunuh diri di NTT karena tak mampu membeli alat tulis, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut pihaknya sedang menyiapkan layanan psikologi klinis.
Rabu, 4 Februari 2026 - 15:50 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Merespons kasus anak SD bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) karena tak mampu membeli alat tulis, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut pihaknya sedang menyiapkan layanan psikologi klinis.

Dia mengatakan layanan tersebut akan disiapkan di puskesmas-puskesmas. 

"Kesehatan mental anak memang kita sudah lakukan skrining. Ada 10 juta anak yang berisiko (terkena penyakit mental). Sekarang saya mau menyiapkan ada psikologi klinis di masing-masing puskesmas supaya penyakit-penyakit jiwa yang selama ini enggak tertangani di rumah sakit bisa ditangani di puskesmas," ujar, Rabu (4/2/2026). 

Dia menyadari kasus kesehatan mental pada anak masih belum mendapatkan perhatian maksimal.

Oleh karenanya, saat ini pemerintah tengah berupaya memasukkan pemeriksaan kesehatan mental pada anak melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG). 

"Sebelumnya kita enggak tahu ada masalah kejiwaan pada anak. Melalui skrining, kita sudah tahu ada 10 juta. Itu harus ditangani dengan menaruh psikolog klinis di puskesmas yang bekerja sama dengan sekolah supaya bisa diobati secara preventif dan promotif," ungkapnya. 

Untuk diketahui, anak berinisial YBR (10) memilih untuk mengakhiri hidupnya di pohon cengkeh pada Kamis (29/1/2026).

Dia melakukannya diduga karena tak mampu membeli alat tulis, yakni buku dan pena seharga Rp10 ribu. 

Saat dievakuasi, ditemukan juga sepucuk surat yang YBR tulis untuk ibunya. Berikut adalah isi suratnya: 

Surat buat Mama 
Mama saya pergi dulu 
Mama relakan saya pergi 
Jangan menangis ya Mama 
Tidak perlu Mama menangis atau mencari saya 
Selamat tinggal Mama.
(ant/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:24
01:11
03:11
07:15
06:13
15:24

Viral