- Antara
Terdampak Pembangunan Tol Japek Selatan, Pemkab Bekasi Percepat Relokasi SDN Ciledug 03
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah mengupayakan percepatan pemindahan gedung SDN Ciledug 03, Kecamatan Setu.
Langkah ini dilakukan karena bangunan sekolah tersebut masuk dalam area terdampak proyek strategis nasional, yakni pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) sisi selatan.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Bekasi, Hudaya, menjelaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan hak belajar siswa tetap terpenuhi meski gedung sekolah harus dipindahkan.
"Proses relokasi SDN Ciledug 03, Kecamatan Setu yang terdampak proyek pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek sisi selatan saat ini telah memasuki tahap penilaian lokasi alternatif," ungkap Hudaya di Cikarang, Senin (9/2).
Saat ini, sudah ada tiga opsi lahan alternatif yang diusulkan oleh pihak desa maupun sekolah.
Tim terpadu dari pemerintah daerah sedang melakukan kajian mendalam terhadap ketiga calon lokasi tersebut. Penilaian mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari jarak, kondisi kontur tanah, hingga legalitas surat-surat lahan.
"Misalnya jarak dari sekolah lama berapa meter, kemudian kondisi tanahnya, kondisi suratnya. Semua itu dinilai, nanti dicari yang nilainya paling tinggi," tambah Hudaya.
Setelah hasil penilaian final didapatkan, lokasi terpilih akan ditetapkan melalui Keputusan Bupati Bekasi.
Dokumen penetapan tersebut nantinya akan diserahkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tol untuk proses eksekusi selanjutnya.
"Setelah lokasi ditetapkan melalui keputusan bupati, data tersebut akan kami serahkan kepada PPK Jalan Tol untuk ditindaklanjuti, termasuk penilaian aset sekolah lama oleh KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik) dan pembangunan sekolah pengganti," jelasnya.
Meski gedung sekolah terdampak proyek, Hudaya menegaskan bahwa aktivitas pendidikan para siswa tidak terhenti.
Pihak pemerintah daerah terus memantau jalannya proses belajar mengajar di lokasi sementara agar tetap kondusif.
"Kami sudah melaporkan, menyampaikan data serta foto kondisi terkini. Saat ini kegiatan belajar mengajar berjalan normal," tegas Hudaya.
Untuk sementara waktu, para siswa SDN Ciledug 03 melaksanakan kegiatan belajar di gedung SMP Negeri 5 Setu.
Pembagian waktu dilakukan dengan sistem sif, di mana siswa SMP masuk pada pagi hari, sementara siswa SD menggunakan ruang kelas pada siang hingga sore hari.