- Instagram Jokowi
Rumahnya Ditandai ‘Tembok Ratapan Solo’ di Google Maps, Jokowi Akhirnya Angkat Bicara
Jakarta, tvOnenews.com — Rumah Jokowi di Solo menjadi sorotan setelah mendadak muncul nama tak biasa di Google Maps. Rumah Presiden ke-7 itu kini ditandai sebagai “Tembok Ratapan Solo”, meskipun lokasi sebenarnya merupakan hunian pribadi, bukan objek wisata atau monumen sejarah.
Label unik tersebut muncul tepat di titik alamat Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, yang dikenal luas sebagai rumah Jokowi bersama keluarga.
Fenomena itu viral setelah beredar video pengguna media sosial yang seolah-olah sedang “meratap” di depan gerbang rumah tersebut.
Perubahan nama lokasi di Google Maps sendiri merupakan hasil kontribusi pengguna platform. Google menyediakan fitur yang memungkinkan publik mengedit penamaan tempat berdasarkan pengalaman atau pandangan mereka.
Namun penamaan ini bersifat sementara dan bisa dilaporkan agar dikembalikan ke nama resmi jika dianggap tidak akurat.
Sampai saat ini belum ada kepastian siapa pengguna pertama yang mengganti label rumah Jokowi menjadi “Tembok Ratapan Solo”.
Penamaan itu kemudian tersebar luas di berbagai media sosial, dengan sejumlah akun menyebutnya sebagai spot menarik, terutama di kalangan generasi muda.
Sebuah unggahan oleh akun Instagram @indopium misalnya menyebut “Tembok Ratapan di Solo kini jadi salah satu spot paling hype buat anak muda Gen Z."
Seperti diketahui, rumah Jokowi selama ini kerap dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah, baik untuk berfoto maupun sekadar melihat langsung kediaman mantan presiden yang kembali menetap di Solo setelah pensiun dari jabatan Presiden pada Oktober 2024.
Tak hanya warga biasa, sejumlah pejabat, tokoh nasional, dan artis juga pernah mengunjungi rumah ini dalam berbagai kesempatan, sehingga kawasan tersebut sudah menjadi titik yang familiar bagi publik.
Menanggapi fenomena penandaan tersebut, ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, mengatakan pihaknya sudah mengetahui adanya label “Tembok Ratapan Solo” di Google Maps, namun belum bisa memastikan apakah Jokowi secara pribadi telah mengetahuinya.
Syarif juga menegaskan lokasi itu tetaplah hunian pribadi, bukan tempat publik seperti ditampilkan pada Google Maps.
“Ya, saya sudah tahu. Enggak tahu Bapak sudah tahu apa belum ya,” ujar Syarif.
Dia memastikan tidak ada pembatasan khusus terhadap masyarakat yang ingin melihat dari luar rumah tersebut.
Syarif juga mengimbau masyarakat untuk tidak memperlakukan kediaman Jokowi seperti spot untuk melakukan aksi meratap atau aktivitas lain yang berlebihan. Ia menegaskan rumah tersebut merupakan hunian pribadi dan bukan fasilitas publik. (nba)