- Antara
Tito Ungkap Ada Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra Tertahan di Bea Cukai karena Belum Dapat Izin Distribusi
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan bantuan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor Sumatra masih ada yang masih tertahan di Bea Cukai.
Tito mengatakan, bantuan tersebut masih belum bisa disalurkan karena belum mendapatkan izin untuk didistribusikan ke para korban di Aceh.
Diketahui, bantuan yang masih tertahan di Bea Cukai itu berasal dari diaspora Aceh yang saat ini berada di Malaysia.
"Saat ini ada bantuan dari diaspora Aceh. Kita tahu bahwa di Malaysia ada lebih kurang hampir 500 ribu warga Aceh yang bekerja di sana, yang memiliki hubungan keluarga. Mereka selain membantu keluarganya masing-masing, bantuan uang, tapi mereka juga mengumpulkan barang-barang, pangan terutama," kata Tito, Rabu (18/2/2026).
Tito menyampaikan hal tersebut kepada pimpinan DPR untuk meminta arahan terkait bantuan itu. Dia kembali menjelaskan bantuan itu telah dikirim tetapi tertahan.
"Mereka sudah siap barangnya dikirim dari Port Klang di Kuala Lumpur, akan dikirim ke pelabuhan di Lhokseumawe, Pelabuhan Krueng Geukueh namanya. Tapi sekarang masih tertahan karena dari Bea Cukai belum mengizinkan masuk," kata dia.
Di sisi lain, ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan sejumlah arahan terkait bantuan tersebut. Presiden Prabowo menginginkan bantuan itu harus dipastikan tak ada barang-barang terlarang.
"Kami sudah sampaikan saat itu kepada Bapak Presiden, sepanjang itu adalah bukan dari G to G, silakan diterima. G to G harus melalui Menlu. Nah kemudian ini bukan G to G, tapi dari komunitas masyarakat di sana yang ada hubungan keluarga yang mereka bekerja di Malaysia," kata Tito.
"Bapak Presiden menyampaikan silakan diterima sepanjang jangan sampai ada barang-barang terlarang, seperti narkoba, senjata api, dan lain-lain," pungkasnya. (iwh)
Rahmat Fatahillah Ilham/VIVA