news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza di Donald J Trump Institute of Peace, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026)..
Sumber :
  • ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden

Pak Presiden, Yuk Pulang! ASN Sudah Menunggu THR Rp 55 Triliun Nih

THR ASN Rp 55 triliun masih menunggu kepulangan Presiden Prabowo. Menkeu Purbaya sebut dana siap, pencairan tunggu PP diteken.
Rabu, 25 Februari 2026 - 03:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Harapan jutaan aparatur sipil negara (ASN) untuk segera menerima Tunjangan Hari Raya (THR) tampaknya harus sedikit bersabar. Meski anggaran sudah disiapkan dan jadwal sempat disebut cair di awal puasa, pencairan THR ASN kini masih menunggu kepulangan Presiden Prabowo Subianto dari lawatan luar negeri.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan proses pencairan THR bagi PNS, TNI, Polri, dan pensiunan saat ini tengah berjalan. Namun, pengumuman resmi tetap berada di tangan kepala negara.

“Kan sedang diproses. Nanti begitu presiden pulang mungkin Presiden akan umumkan,” ujar Purbaya, Selasa (24/2/2026).

Pernyataan itu sekaligus menjawab tanda tanya besar di kalangan ASN yang sebelumnya mendapat sinyal bahwa THR akan mulai disalurkan pada 26 Februari 2026 atau bertepatan dengan awal Ramadan.

Dijanjikan Awal Puasa, Kini Menunggu Presiden

Sebelumnya, Purbaya sempat menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan penyaluran THR dimulai pada 26 Februari 2026. Jadwal tersebut dinilai strategis karena bertepatan dengan momentum awal puasa, saat kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.

Namun, realisasi pencairan tetap membutuhkan persetujuan Presiden melalui penerbitan Peraturan Pemerintah (PP). Tanpa payung hukum tersebut, Kementerian Keuangan belum bisa mengeksekusi penyaluran dana ke rekening para penerima.

Di sisi lain, Presiden Prabowo tengah menjalani rangkaian kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat, Inggris, dan Yordania. Berdasarkan informasi yang beredar, Presiden diperkirakan baru kembali ke Indonesia pada akhir pekan ini.

Artinya, jika semua proses administrasi berjalan lancar dan aturan segera diteken, distribusi THR berpotensi baru dimulai pekan depan.

Anggaran Rp 55 Triliun Sudah Siap

Terlepas dari penantian tersebut, pemerintah memastikan ketersediaan anggaran bukan menjadi kendala. Purbaya menegaskan dana untuk THR sudah dialokasikan dalam APBN dan siap dicairkan begitu regulasi terbit.

“Dana-dana sudah siap,” ungkapnya di kantor Kementerian Keuangan, Senin (23/2/2026).

Total anggaran yang digelontorkan untuk pembayaran THR tahun ini mencapai Rp 55 triliun. Nilai tersebut mencakup ASN pusat dan daerah, prajurit TNI, anggota Polri, hingga para pensiunan.

Besarnya anggaran ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli aparatur negara menjelang Hari Raya Idulfitri. THR bukan hanya menjadi tambahan penghasilan, tetapi juga menjadi stimulus ekonomi musiman karena meningkatkan konsumsi masyarakat.

ASN Menanti Kepastian

Bagi jutaan ASN, kepastian jadwal pencairan menjadi hal yang sangat dinanti. Apalagi, sinyal awal dari pemerintah menyebutkan bahwa THR akan cair di awal Ramadan.

Kondisi ini membuat banyak pegawai negeri berharap dana bisa masuk rekening sesuai jadwal semula. Terlebih, kebutuhan menjelang Lebaran seperti belanja bahan pokok, pakaian, hingga persiapan mudik biasanya sudah mulai direncanakan sejak awal puasa.

Kini, perhatian publik tertuju pada langkah Presiden Prabowo setibanya di Tanah Air. Pengumuman resmi dari kepala negara menjadi kunci final sebelum proses pencairan dilakukan secara serentak.

Menunggu Tekenan PP

Secara mekanisme, pencairan THR memang harus didasarkan pada Peraturan Pemerintah yang mengatur besaran, komponen, dan teknis penyaluran. Setelah aturan diteken Presiden, barulah Kementerian Keuangan dapat menerbitkan regulasi turunan dan memproses pembayaran.

Skema ini bukan hal baru. Setiap tahun, pembayaran THR ASN selalu menunggu dasar hukum resmi yang diteken Presiden. Bedanya, kali ini momentum kepulangan Presiden dari luar negeri menjadi faktor penentu waktu pengumuman.

Jika Presiden Prabowo tiba sesuai jadwal akhir pekan dan segera menandatangani PP, maka harapan pencairan pada pekan depan masih terbuka lebar.

Dampak Ekonomi dan Momentum Ramadan

THR ASN senilai Rp 55 triliun bukan angka kecil. Dana tersebut berpotensi menggerakkan roda perekonomian, terutama sektor ritel, transportasi, dan konsumsi rumah tangga.

Momentum Ramadan dan Lebaran memang identik dengan lonjakan belanja masyarakat. Karena itu, pencairan THR tepat waktu menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas daya beli sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kuartal pertama.

Kini, publik tinggal menunggu satu hal: kepastian dari Presiden. Seperti yang disampaikan Menteri Keuangan, proses sudah berjalan dan dana sudah tersedia. Bola ada di tangan Presiden untuk memberi lampu hijau.

Jutaan ASN pun berharap, sepulangnya dari lawatan kenegaraan, Presiden Prabowo segera mengumumkan kabar yang paling dinanti menjelang Lebaran: THR resmi cair. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:30
02:18
02:01
01:20
05:27
04:09

Viral