news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bupati Pati Nonaktif Sudewo Saat Ditahan oleh KPK.
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Anggota DPRD Pati Turut Diperiksa KPK Terkait Adanya Komunikasi Dengan Sudewo Soal Isu Pemakzulan

Anggota DPRD Pati, Ali Basrudin rampung diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga berkomunikasi dengan Sudewo membahas soal isu pemakzulan.
Rabu, 25 Februari 2026 - 14:05 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota DPRD Pati, Ali Basrudin rampung diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga adanya komunikasi dengan Bupati Pati nonaktif Sudewo untuk membahas soal isu pemakzulan.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan, bahwa pihaknya masih mendalami soal komunikasi tersebut yang diduga melibatkan beberapa pihak yang ada di DPRD Pati.

"Didalami terkait dengan percakapan ataupun komunikasi yang dilakukan pihak saudara SDW dengan pihak di DPRD, khususnya rencana atau isu pemakzulan yang bergulir saat itu," katanya, Rabu (25/2/2026).

Budi mengungkapkan, bahwa materi tersebut yang akan dilakukan pendalam oleh tim penyidik KPK.

Diketahui, Bupati Pati nonaktif Sudewo resmi ditetapkan tersangka atas dua kasus yang berbeda, yakni soal pemerasan pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati.

Kasus lainnya yaitu, soal dugaan korupsi jalur kereta api pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Kementerian Perhubungan.

Sebelum dijadikan tersangka atas kedua kasus ini Sudewo juga sempat membuat gaduh warga Pati akibat kebijakan yang dikeluarkannya yaitu menaikkan PPB 250 persen.

Kebijakan mencekik itu membuat ribuan warga turun ke jalan dan mendesak Sudewo untuk menanggalkan jabatannya sebagai orang nomor satu di Pati. Namun, di tengah desakan mundur yang masif, Sudewo justru bersikukuh untuk tetap bertahan.

"Saya akan istiqomah, akan amanah untuk membangun Kabupaten Pati sebaik-baiknya," tegas Sudewo pada Rabu (27/8/2025) silam, saat menanggapi tuntutan mundur dari para demonstran.

Kala itu, Sudewo juga meminta agar masyarakat tetap menjaga suasana kondusif dan mengeklaim akan merangkul semua elemen masyarakat meskipun dirinya didemo habis-habisan. Ia menganggap unjuk rasa sebagai dinamika demokrasi yang wajar.

"Saya meminta masyarakat kompak dan solid. Yang demo, tolong kondusif. Semua akan kami rangkul untuk Kabupaten Pati yang kondusif dan aman," tuturnya saat itu. (aha/iwh)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:04
05:03
03:45
05:51
16:29
02:24

Viral