- Youtube/Kang Dedi Mulyadi Channel
Nasihat Berkelas Gubernur KDM Kepada 12 Perempuan Jabar Korban TPPO di Sikka NTT
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menemui dan memberikan bantuan langsung kepada 12 perempuan asal Jawa Barat, korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang bekerja di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, terlihat KDM memberikan pengarahan khusus kepada para korban sebelum mereka dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
KDM memastikan bahwa seluruh proses kepulangan, mulai dari tiket pesawat hingga penjemputan oleh kendaraan pemerintah provinsi, sudah disiapkan.
Tak hanya memberikan jaminan keamanan, KDM juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta untuk setiap korban.
"Nanti saya titip satu orang Rp10 juta. Tolong dikirimkan minimal setengahnya untuk keluarga di rumah, biar anak-anaknya di rumah bisa makan yang cukup," ujar KDM, dikutip Jumat (27/2).
KDM juga menekankan bahwa setibanya di Bandung, para korban akan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu sebelum dipertemukan dengan keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, KDM meminta komitmen para korban untuk berani bersaksi di hadapan polisi maupun pengadilan.
Langkah itu diambil agar jaringan TPPO yang telah mengeksploitasi mereka bisa diberantas habis.
"Kenapa kalian semua harus mau (jadi saksi)? Agar peristiwa ini tidak terjadi pada orang lain. Bahwa nanti Tidak boleh ada (yang memperlakukan) semena-mena warga Jabar di mana pun," tegas KDM.
Momen paling menyentuh terjadi saat KDM memberikan nasihat tentang masa depan.
Dengan nada bicara yang mendalam, ia bertanya kepada para korban apakah mereka ingin anak-anak mereka kelak menjalani profesi yang sama.
Sontak, para korban menjawab "Tidak mau".
KDM pun kemudian menyampaikan sebuah prinsip hidup yang sangat keras namun bermakna.
"Satu prinsip, lebih baik mati kelaparan daripada kenyang dalam keadaan terhina," ujarnya kepada kedua belas korban. (dpi)