news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Viral! Mobil Lawan Arus Berujung Diamuk Massa di Jakarta Pusat, Ini Faktanya.
Sumber :
  • Istimewa

Kabar Terbaru, Sopir Calya Lawan Arah Juga Jadi Tersangka Pemalsuan Pelat Nomor hingga Kepemilikan Senjata Tajam

Ada kabar terbaru tentang sopir Calya yang lawan arah hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Jakarta Pusat. 
Jumat, 27 Februari 2026 - 14:14 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Ada kabar terbaru tentang sopir Calya yang lawan arah hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Jakarta Pusat

Tak hanya terjerat perkara lalu lintas, dia juga ditetapkan sebagai tersangka pemalsuan pelat nomor kendaraan dan kepemilikan senjata tajam.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan usai menggeledah mobil yang dikendarainya, pria bernama Hafiz Mahendra (25) ini akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. 

Petugas diketahui menemukan senjata api mainan, satu golok, satu badik dan empat pelat nomor palsu dari dalam kendaraan.

"Pengemudi sudah ditetapkan tersangka atas kepemilikan senjata tajam termasuk identitas dari pelat nomor tanda kendaraan bermotornya juga tidak bisa dilengkapi dan secara palsu, pemalsuan data," katanya, Jumat (27/2/2026). 

Saat ini, kata dia, Hafiz telah ditahan di Markas Polres Metro Jakarta Pusat. 

Meski demikian, penyidik masih mendalami alasan tersangka membawa senjata tajam di dalam mobilnya. 

"Apakah senjata tajam itu digunakan untuk kegiatan-kegiatan lain, ini masih didalami," ucapnya. 

Atas kepemilikan sajam dan pemalsuan pelat nomor tersebut, Hafiz dijerat Pasal 307 Ayat 1 dan atau Pasal 391 Ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, aksi ugal-ugalan Hafiz Mahendra di jalan berbuntut panjang. 

Setelah viral dan diamankan polisi, kini statusnya resmi sebagai pelanggar lalu lintas dengan ancaman pidana berat.

Adapun dari hasil pemeriksaan dan tes urine, Hafiz dinyatakan negatif narkoba maupun alkohol. 

Meski demikian, persoalan tak berhenti disitu karena ditemukannya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai peruntukannya.

Selain itu, sebelum kejadian, petugas sudah mendeteksi kejanggalan saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi. (Foe Peace Simbolon/VIVA/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral