news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Alat kontrasepsi ditemukan berserakan di area Taman Kota di kawasan Cawang, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (27/2/2026)..
Sumber :
  • (ANTARA/Siti Nurhaliza).

Kondom hingga Botol Miras Berserakan: Polisi Bongkar Dugaan Aktivitas Asusila di Taman Kota Cawang

Polisi temukan kondom dan botol miras di Taman Kota Cawang. Dugaan aktivitas asusila mencuat, Pemkot tutup akses ilegal dan perketat pengawasan.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:48 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Taman Kota Cawang, ruang terbuka hijau di wilayah Jakarta Timur, mendadak menjadi sorotan setelah aparat menemukan sejumlah barang yang diduga kuat berkaitan dengan aktivitas asusila. Temuan tersebut terungkap saat penertiban terpadu yang dilakukan pemerintah setempat bersama aparat keamanan, menyusul laporan dan keresahan warga mengenai penyalahgunaan fungsi taman.

Penertiban dilakukan di Taman Kota Cawang, tepatnya di kawasan Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar. Aparat gabungan menemukan alat kontrasepsi yang berserakan serta botol minuman keras di beberapa titik taman, terutama di area yang tertutup semak dan minim penerangan.

Camat Makasar, Dimas Prayudi, menyatakan temuan tersebut menjadi dasar kuat bagi pemerintah untuk bertindak cepat. Menurutnya, barang-barang yang ditemukan tidak seharusnya berada di area ruang publik yang diperuntukkan bagi aktivitas rekreasi dan sosial warga.

“Hari ini kita bersama-sama dengan jajaran kelurahan, kecamatan, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, serta unsur tiga pilar melakukan penertiban. Ini menyusul adanya informasi dan perhatian masyarakat terkait penyalahgunaan fungsi taman di lokasi ini,” kata Dimas saat dikonfirmasi, Jumat (27/2/2026).

Temuan Polisi dan Aparat di Lokasi

Dalam penertiban tersebut, aparat menemukan beberapa alat kontrasepsi bekas pakai yang tersebar di area taman. Selain itu, botol minuman keras juga ditemukan di sudut-sudut yang relatif tersembunyi dari pandangan luar. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa taman tersebut kerap dimanfaatkan untuk aktivitas yang menyimpang dari fungsi ruang terbuka hijau.

“Kami menemukan beberapa alat kontrasepsi di dalam taman. Kami tidak tahu digunakan untuk apa, tetapi jelas ini menjadi perhatian serius,” ujar Dimas.

Aparat menyebut, lokasi-lokasi temuan umumnya berada di area dengan vegetasi lebat dan pagar berlubang, yang selama ini menjadi akses keluar-masuk tidak resmi. Kondisi tersebut diduga dimanfaatkan oknum tertentu untuk melakukan aktivitas asusila, termasuk dugaan praktik prostitusi sesama jenis pada malam hari.

Dua Akses Ilegal Ditutup Permanen

Menindaklanjuti temuan tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Timur langsung mengambil langkah tegas. Dua akses masuk ilegal ke taman ditutup secara permanen dengan pengecoran. Selain itu, pagar taman yang berlubang di sisi dekat jalan tol diperbaiki dengan pengelasan agar tidak lagi bisa digunakan sebagai jalur masuk liar.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral