- YouTube/retorikashow
Usai Kritik MBG, Ibu Ketua BEM UGM Dapat Teror Baru, BGN Blak-blakan sebut Data Ini
Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini, Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto mengaku ibunya dapat teror baru usai kritik program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, terror tersebut kata Tiyo, tidak membuat dirinya gentar.
Sebab teror tersebut, kata dia, adalah sebuat risiko yang harus dihadapi ketika lantang mengkritik penguasa.
“Ada tiga teror terbaru yang diterima ibu," ucap Ketua BEM UGM, Tiyo.
Kemudian, ia juga menceritakan terkait teror tersebut. Kata dia, teror pertama masuk ke ponsel ibunya dari nomor yang tidak dikenal dan mengatakan kalau ada ormas di Yogyakarta yang hendak melaporkan Tiyo ke Polda DI Yogyakarta karena Tiyo dituduh menggelapkan dana Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK).
Sementara yang kedua, teror itu masuk ke ponsel ibunya mengatakan kalau terdapat dosen Universitas Gadjah Mada yang kecewa atas perilaku Tiyo yang diduga menggelapkan dana KIPK.
Menanggapi hal itu, Ketua BEM UGM jelaskan, bahwa tudingan itu tidak berdasar.
“Kemudian teror yang ketiga yang diterima ibu mengatakan kalau pihak kepolisian siap mengusut tuntas kasus Tiyo,” jelas Ketua BEM UGM.
Kemudian, ia juga menceritakan, bahwa ibunya semula takut atas berbagai teror yang diterimanya.
Bahkan katanya, ibunya khawatir akan nasib anak laki-lakinya yang kritiknya bersuara lantang terhadap kekuasaan.
Kemudia, ia pun perlahan-lahan menceritakan kepada ibunya, bahwa semua kabar miring yang diterima ibunya merupakan teror untuk melemahkan Tiyo dan membungkam kritiknya.
Lalu, kata dia, lambat laun, ibunya bisa memahami hal itu.
Bahkan, teror itu tidak hanya pada Tyo sendiri dan ibunya. Namun, 40 orang pengurus BEM UGM juga mendapatkan teror serupa sebelumnya.
Akan tetapi, mereka paham bahwa semua itu merupakan dampak dari sikap politik BEM UGM yang memilih berseberangan dengan pemerintah.
BGN Respons klaim Ketua BEM UGM sebut Mitra MBG Raup Untung Miliaran
Badan Gizi Nasional (BGN) merespons video yang beredar mengenai klaim Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto tentang mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) yang meraup keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar per tahun.