news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden RI Prabowo Subianto.
Sumber :
  • Setpres

Terkait Serangan Rudal AS yang Hantam 24 Provinsi Iran, Prabowo Siap Terbang ke Teheran untuk Mediasi

Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam atas pecahnya eskalasi militer di Timur Tengah menyusul gagalnya perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Minggu, 1 Maret 2026 - 11:22 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam atas pecahnya eskalasi militer di Timur Tengah menyusul gagalnya perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Di tengah rentetan serangan yang menelan ratusan korban jiwa, Indonesia bahkan membuka opsi mediasi langsung termasuk kemungkinan Presiden RI Prabowo Subianto bertolak ke Teheran jika kedua pihak menyepakati.

Dalam Catatan Pers Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang dikutip Minggu (1/3/2026), Indonesia menegaskan sikapnya terhadap perkembangan situasi yang kian memanas.

“Indonesia sangat menyesalkan gagalnya perundingan antara AS dan Iran yang telah berdampak pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah,” jelas catatan tersebut.

Pemerintah menyerukan semua pihak untuk menahan diri di tengah aksi saling serang yang meluas.

“Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi,” kata catatan.

Lebih jauh, Indonesia kembali mengingatkan prinsip dasar hubungan antarnegara yang harus dijunjung dalam situasi krisis.

“Indonesia kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai,” ujarnya.

Sikap diplomatik itu diperkuat dengan tawaran konkret. Pemerintah, melalui Presiden Republik Indonesia, menyatakan kesiapan untuk terlibat langsung dalam upaya meredakan ketegangan.

“Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi,” tegasnya.

Langkah tersebut mencerminkan kekhawatiran bahwa konflik terbuka dapat berdampak luas. Tidak hanya bagi kawasan, tetapi juga stabilitas global.

“Peningkatan ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta perdamaian dan keamanan dunia,” tukasnya.

Situasi di lapangan menunjukkan eskalasi yang signifikan. Data Iranian Red Crescent Society mencatat sedikitnya 201 orang tewas dan 747 lainnya luka-luka setelah serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Tim penyelamat Iran melaporkan serangan terjadi di 24 dari 31 provinsi.

Sebagai respons, Islamic Revolutionary Guard Corps mengonfirmasi peluncuran gelombang pertama serangan roket ke Israel, sementara Teheran juga mengarahkan rudal dan drone ke sejumlah target termasuk pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan seperti Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral