Siap Dobrak Blokade Gaza, 70 Kapal Global Sumud Flotilla Resmi Berlayar dari Italia
- GPCI
tvOnenews.com – Harapan bagi warga Palestina di Gaza mendapatkan suntikan semangat baru. Pada Kamis (23/4/2026), armada kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 secara resmi dilepas dari Pelabuhan Syracuse, Italia, untuk memulai perjalanan panjang menuju Jalur Gaza.
Acara pelepasan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat setempat, steering committee GSF, serta perwakilan dari Greenpeace dan Open Arms yang berperan vital dalam menyiapkan kebutuhan logistik serta dukungan teknis bagi flotilla ini.
Steering committee GSF asal Indonesia Maimon Herawati turut hadir dalam momen bersejarah tersebut.
- GPCI
Ia menyampaikan rasa kagum dan hormat yang mendalam kepada bangsa Italia, yang pada Oktober 2025 lalu secara berani melakukan aksi mogok nasional demi menyuarakan keadilan bagi Palestina.
Menurut Maimon, keberpihakan yang ditunjukkan masyarakat Italia telah melampaui sekat-sekat agama, ras, suku, maupun wilayah geografis.
"Keberpihakan bangsa Italia melewati batas agama, ras, suku, dan wilayah," ungkap Maimon.
Ia pun berharap semangat ini bisa menjadi teladan bagi Indonesia.
Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Maimon bermimpi agar Indonesia tidak hanya sekadar mendukung secara diplomatis, tetapi juga dapat mengambil peran lebih besar, bahkan menjadi tuan rumah bagi misi kemanusiaan serupa di masa mendatang.
Mendobrak Blokade dengan 70 Kapal
Misi kali ini melibatkan armada yang sangat besar. Sebanyak 20 kapal yang berangkat dari Italia bergabung dengan 39 kapal yang sebelumnya telah bertolak dari Barcelona.
- GPCI
Perjalanan akan terus berlanjut di mana kapal-kapal dari berbagai negara Eropa lainnya akan bertemu di titik kumpul di Laut Mediterania.
Diperkirakan, lebih dari 70 kapal akan bergerak bersama dalam misi ini untuk mendobrak blokade ilegal yang diberlakukan terhadap Gaza.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Situasi di Palestina saat ini berada di titik yang sangat kritis dan memprihatinkan:
1. Eskalasi Kekerasan: Israel terus melancarkan serangan udara. Baru kemarin, tiga warga Gaza kembali meregang nyawa di Gaza Tengah.
Load more