news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Emak-Emak Viral Usai Minta Proses Pemakaman Dihentikan, Sebut Jenazah Punya Utang Emas 25 Gram.
Sumber :
  • Tangkapan layar

Emak-Emak Viral Usai Minta Proses Pemakaman Dihentikan, Sebut Jenazah Punya Utang Emas 25 Gram: Jangan Dikuburkan Sebelum Ada yang Bertanggungjawab

Emak-emak viral di media sosial usai meminta proses pemakaman seseorang dihentikan di Sampang karena jenazah punya utang.
Selasa, 3 Maret 2026 - 09:07 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Emak-emak viral di media sosial usai meminta proses pemakaman seseorang dihentikan.

Usut punya usut, ada cerita dibalik emak-emak itu melakukan hal tersebut. 

Dari video yang beredar di media sosial, tampak sejumlah emak-emak hadir di sebuah prosesi pemakaman. Tampak jenazah itu hendak diantar ke tempat peristirahatan terakhirnya. 

Hal ini diketahui karena keranda dan kain penutup berwarna hijaunya turut tersorot kamera. 

Namun, tiba-tiba, ada emak-emak yang mendekati kiai yang memimpin proses pemakaman tersebut.

Di hadapan para pelayat, emak-emak itu mengatakan ada yang ingin disampaikannya sebelum jenazah itu diberangkatkan.

Dalam bahasa daerah, emak-emak itu menyebut jenazah memiliki utang yang belum lunas.

"Kiai mohon maaf. Saya ada yang ingin disampaikan. Mohon maaf. Almarhumah ini punya utang. 25 Gram emas, uang Rp15 juta. Diperkirakan Rp215 juta utangnya,” katanya di video tersebut dikutip Selasa (3/3/2026). 

Emak-emak itu meminta agar ada pihak yang bertanggungjawab terkait utang almarhumah semasa hidupnya.

"Maaf jangan dikuburkan sebelum ada yang bertanggung jawab, anaknya maupun suaminya maupun saudaranya, maaf jangan dikuburkan meskipun sampai tujuh turunan,” sambungnya. 

Terkait video viral ini, Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko puji Waluyo mengatakan peristiwa dalam video itu terjadi pada Sabtu (28/2/2026) lalu di Desa Ragung, Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. 

Jenazah itu diketahui seorang wanita berinisial SM (46). 

Eko menyebut setelah emak-emak itu angkat bicara, pihak keluarga almarhumah bersedia untuk menanggung utang sehingga proses pemakaman bisa dilanjutkan.

"Setelah bermusyawarah, pihak keluarga almarhumah siap menanggung utang almarhumah. Setelah terjadi kesepakatan, almarhumah dimakamkan dengan aman dan lancar," pungkasnya. (nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:06
01:54
02:34
01:35
03:49
02:04

Viral