news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi bus TransJakarta..
Sumber :
  • Antara

Tarif Transjakarta Jadi Rp1 saat Lebaran, Dirut TJ: Tinggal Tunggu Pengumuman

Transjakarta berencana memberlakukan tarif spesial Rp1 untuk seluruh jenis layanan dalam rangka menyambut bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Rabu, 4 Maret 2026 - 05:08 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berencana memberlakukan tarif spesial sebesar Rp1 untuk seluruh jenis layanan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kebijakan ini merupakan bentuk dukungan terhadap perayaan hari besar keagamaan di ibu kota. Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menjelaskan bahwa masyarakat hanya perlu menunggu pengumuman resmi terkait jadwal pasti pemberlakuan tarif tersebut.

"Jadi, tinggal tunggu pengumuman, apakah berapa hari, tanggal berapa, nanti kita lihat. Ini sudah disampaikan Gubernur DKI Jakarta dan diulang pada beberapa 'doorstop' (wawancara cegat pintu), akan digratiskan (biaya layanan Transjakarta)," ujar Welfizon saat ditemui di Jakarta, Selasa (3/3).

Welfizon menegaskan bahwa pembebasan biaya atau tarif Rp1 ini sudah menjadi komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta setiap kali memasuki hari besar keagamaan.

Hal serupa sebelumnya juga telah diterapkan pada momen Natal, Tahun Baru Imlek, Nyepi, hingga festival Ramadhan.

"Jadi, mulai dari akhir tahun lalu, ada Natal, terus kemudian Imlek, dari Imlek berpindah menjadi menyambut Ramadhan. Kemarin juga ada Festival Ramadhan dan nanti pada saat Lebaran, juga ada Nyepi," tambahnya.

Meski kebijakan ini sudah dipastikan akan berjalan, PT Transjakarta masih menunggu Surat Keterangan (SK) dari Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk menetapkan tanggal berlakunya secara spesifik.

"Tanggalnya kita mengikuti dari Dinas Perhubungan. Nanti akan ada SK Kadis-nya. Kita menunggu. Apakah nanti tanggal 1 Syawal (20 Maret 2026) atau tanggal 1 dan 2, nanti kita lihat," jelas Welfizon.

Terkait angka Rp1 yang digunakan, ia menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan formalitas sistem teknologi transaksi. 

Secara teknis, sistem pembayaran pada moda transportasi seperti Transjakarta dan MRT memerlukan nominal angka tertentu agar proses perpindahan dana dari kartu elektronik dapat tercatat.

"Secara sistem di TJ, MRT dan yang lain itu, 0 itu tetap harus ada nilai, makanya jadinya Rp1. Rp1 dan 0 sebenarnya tak beda jauh, tapi secara teknologi memang harus ada proses rupiah yang ditransfer dari kartu, makanya konversi dari 0 menjadi Rp1," ungkap Welfizon.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:50
09:40
03:45
01:22
37:15
01:16

Viral