- Antara Foto
Dunia Pendidikan Heboh Lagi! Mahasiswa Undip Diduga Dihajar 30 Teman Satu Jurusan, Disabet hingga Disundut Rokok
Semarang, tvOnenews.com - Seorang mahasiswa dari jurusan Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (Undip), A (20), diduga menjadi korban pengeroyokan oleh teman satu prodi bikin dunia pendidikan kembali heboh.
Dalam sebuah video viral diunggah akun Instagram pengacara korban @zainalpetir_, kondisi sekujur tubuh mahasiswa Prodi Antropologi Sosial Undip itu terlihat babak belur.
Korban juga mengalami luka parah. Kondisi memilukan tersebut diduga setelah dikeroyok oleh sekitar 30 mahasiswa dari satu jurusan di Undip.
Pengacara korban, Zainal Abidin Petir menjelaskan kronologinya. A dihajar mulai dari malam hari hingga waktu Subuh pada 15 November 2025.
"A, 20 tahun, mahasiswa Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Budaya Undip dikeroyok dan dihajar 30 mahasiswa satu jurusan mulai jam 23.00-04.15 WIB, baru berhenti setelah ada adzan Subuh," tulis Zainal dikutip tvOnenews.com, Kamis (5/3/2026).
Mahasiswa Undip Dianiaya oleh 30 Teman Sekampus secara Sadis
- Undip
Zainal melanjutkan kronologi penyiksaan terhadap A yang berlangsung keji. Mahasiswa berusia 20 tahun itu mulanya diajak oleh seorang mahasiswa bernama Adyan.
A diharapkan datang ke sebuah kos di Jalan Bulusan Utara Raya, Tembalang, Kota Semarang. Dalihnya membahas rencana event collective demi mensukseskan acara musik kampus.
Korban menerima ajakan tersebut. A berangkat ke kamar kos yang sudah disepakati pada pukul 22.03 WIB.
Mahasiswa Antropologi Sosial itu terkejut melihat banyak temannya setelah tiba di kompleks kosan tersebut.
Korban semakin heran tiba-tiba mendapat paksaan dari rekan-rekannya. Ia disuruh mengakui telah melakukan dugaan pelecehan terhadap mahasiswi tingkat bawah yang disebut berinisial U.
Berdasarkan keterangan dari korban, A mengungkap kejadian sebenarnya. Ia hanya sebatas menarik tangan U ke warung makan dengan tujuan membahas mengumpulkan tim sukses untuk pemilihan ketua himpunan.
Puluhan rekannya masih belum mempercayai penjelasannya. Situasi semakin mencekam setelah berdebat sekitar satu jam.
Seorang mahasiswa Antropologi Sosial Semester 6, M tiba-tiba diduga menjadi sosok pertama yang memukul korban pada 23.00 WIB. Dari sinilah, 29 mahasiswa lainnya ikut menghajar korban.
Korban hanya bisa pasrah ketika dihajar oleh puluhan temannya yang sekitar 30 orang. Ia tidak hanya dipukul dan disundut rokok, A mengalami beberapa jenis penyiksaan secara bertubi-tubi.