- Antara Foto
Dunia Pendidikan Heboh Lagi! Mahasiswa Undip Diduga Dihajar 30 Teman Satu Jurusan, Disabet hingga Disundut Rokok
"Kemaluannya diolesi hot cream, ditusuk jarun, disabet sabuk, dan leher diikat sabuk seperti anjing sambil diketawain," jelasnya.
Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Banyumanik 2. Di sana, ia hanya bertahan sampai pukul 17.00 WIB.
Orang tua korban memutuskan agar mahasiswa Undip itu dipindahkan ke Rumah Sakit Bina Kasih Ambarawa. Sebab, lokasinya tidak jauh dari rumah korban.
Kata Zainal, korban sempat dirawat di RS Bina Kasih Ambarawa. Itu berlangsung selama 16-21 November 2025.
Tubuh Korban Cacat Akibat Dikeroyok
- Antara
Berdasarkan keterangan diagnosa dari dokter, korban harus berhenti kuliah di Undip. Akibat dugaan penyiksaan itu, kodisi tubuh A kini berakhir cacat.
Dampak dugaan pengeroyokan tersebut juga memunculkan gangguan syaraf dari mata. Zainal menegaskan, korban hingga kini mengalami trauma berat.
"Sekarang dia cacat patah tulang hidung dan gegar otak. Kini, dia tidak kuliah karena trauma pelaku belum ditangkap," terangnya.
Zainal menyampaikan, sejak adanya kejadian mengenaskan tersebut, korban langsung melaporkan dugaan pengeroyokan ke Polrestabes Semarang pada 16 November 2025.
Zainal mengatakan, keluarga korban membutuhkan pendampingan per 2 Maret 2026. Ia pun langsung menyambangi Polrestabes untuk menindaklanjuti perkara dugaan pengeroyokan tersebut.
Sementara, polisi melalui Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma menyampaikan, laporan A atas kasus dugaan pengeroyokan tersebut telah diterima oleh polisi.
Polisi kini dikabarkan sedang menyelidiki kasus tersebut. Polisi juga fokus memeriksa sejumlah enam saksi.
(hap)