news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sejumlah bus TransJakarta berhenti di kawasan Bunderan Hotel Indonesia karena banjir di Jakarta Pusat, Kamis (17/1)..
Sumber :
  • ANTARA/Widodo S. Jusuf/Koz/mes/13.

Hujan Awet Semalaman, 75 RT dan 19 Ruas Jalan Jakarta Dikepung Banjir hingga 170 Cm

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan mengatakan hujan dengan intensitas tinggi menjadi faktor utama
Minggu, 8 Maret 2026 - 09:19 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.comHujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi (7–8 Maret 2026) menyebabkan banjir di sejumlah kawasan ibu kota.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat puluhan rukun tetangga (RT) dan belasan ruas jalan terendam air dengan ketinggian yang bervariasi.

Data terbaru BPBD hingga pukul 08.00 WIB menunjukkan sebanyak 75 RT dan 19 ruas jalan di Jakarta terdampak genangan akibat curah hujan tinggi yang terjadi sepanjang malam.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan mengatakan hujan dengan intensitas tinggi menjadi faktor utama munculnya genangan di berbagai wilayah Jakarta.

“Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu, 07 Maret 2026 s.d. Minggu 08 Maret 2026 menyebabkan terjadinya genangan di wilayah DKI Jakarta,” kata Mohamad Yohan dalam keterangan tertulis, Minggu (8/3/2026).

Berdasarkan pendataan BPBD, wilayah Jakarta Timur menjadi daerah paling terdampak dengan total 31 RT terendam. Genangan paling banyak terjadi di Kelurahan Halim Kampung Melayu dengan 19 RT terdampak dan ketinggian air mencapai sekitar 130 sentimeter.

Sementara di Kelurahan Halim Perdana Kusuma tercatat 12 RT terendam dengan ketinggian air antara 25 hingga 70 sentimeter.

Di Jakarta Barat, genangan tercatat merendam 22 RT yang tersebar di sejumlah kelurahan, seperti Kedaung Kali Angke, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Sukabumi Selatan, Joglo, hingga Kembangan Selatan dan Kembangan Utara. Ketinggian air di wilayah ini bervariasi antara 20 sentimeter hingga mencapai 1 meter.

Selain disebabkan oleh curah hujan tinggi, beberapa titik genangan juga dipicu oleh luapan aliran kali di sekitar permukiman warga, termasuk luapan Kali Pelopor di kawasan Kembangan.

Sementara itu di Jakarta Selatan, sebanyak 22 RT juga dilaporkan terdampak banjir. Genangan cukup tinggi terjadi di Kelurahan Cipete Utara dan Pela Mampang dengan ketinggian air mencapai sekitar 170 sentimeter.

Beberapa kawasan lain seperti Petogogan, Duren Tiga, Cilandak Barat, dan Cilandak Timur juga tercatat mengalami genangan dengan ketinggian bervariasi akibat kombinasi curah hujan tinggi dan luapan kali, termasuk Kali Krukut serta Kali Mampang.

Selain merendam permukiman warga, genangan juga mengganggu aktivitas lalu lintas di berbagai ruas jalan utama. BPBD mencatat 19 ruas jalan tergenang dengan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 120 sentimeter.

Sejumlah jalan yang terdampak antara lain Jalan Srengseng Raya, Jalan Daan Mogot di beberapa titik, Jalan Meruya Selatan, Jalan Kapten Pierre Tendean, Jalan Ciledug Raya, Jalan Bintaro Permai Raya, hingga Jalan Bendungan Hilir di Jakarta Pusat.

Untuk mempercepat penanganan banjir, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel ke berbagai titik genangan sekaligus berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait untuk melakukan penyedotan air dan memastikan sistem drainase berfungsi optimal.

“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” jelas dia.

BPBD juga mengingatkan warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan maupun banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah.

“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” tandasnya. (agr)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:03
02:32
06:19
12:51
01:04
03:54

Viral