- Nur Muhamad-Antara
KPK “Sapu Bersih” Pejabat Daerah! Bupati dan Wabup Rejang Lebong Kena OTT, Uang Tunai Ikut Disita
Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, lembaga antirasuah tersebut menangkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari bersama Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri.
Dalam operasi tersebut, tim penyidik KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti penting, termasuk dokumen dan uang tunai.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik turut menyita beberapa barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki.
“Selain mengamankan sejumlah pihak, tim juga mengamankan barang bukti yang di antaranya dokumen, barang bukti elektronik, dan uang tunai,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Uang Tunai Disita, Jumlahnya Masih Dirahasiakan
KPK mengonfirmasi bahwa uang yang diamankan dalam OTT tersebut berbentuk rupiah.
Namun hingga saat ini, lembaga antirasuah belum mengungkap jumlah uang yang disita dari operasi penangkapan tersebut.
“Untuk uang tunai, nanti kami sampaikan,” kata Budi.
Saat ini, Bupati Rejang Lebong, Wakil Bupati Rejang Lebong, serta tujuh orang lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.
Sesuai ketentuan hukum, KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut.
OTT ke-8 KPK di Tahun 2026
Penangkapan terhadap Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong ini menjadi OTT kedelapan KPK sepanjang tahun 2026.
Sejak awal tahun, KPK memang cukup agresif melakukan operasi penindakan terhadap berbagai dugaan kasus korupsi di sejumlah sektor.
Beberapa OTT yang sebelumnya dilakukan KPK antara lain:
1. OTT Kasus Pajak di KPP Madya Jakarta Utara
Pada 9–10 Januari 2026, KPK menangkap delapan orang terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara.
2. OTT Wali Kota Madiun
Pada 19 Januari 2026, KPK menangkap Wali Kota Madiun Maidi dalam kasus dugaan pemerasan terkait proyek dan dana CSR di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.
3. OTT Bupati Pati
Masih pada 19 Januari 2026, KPK juga menangkap Bupati Pati Sudewo yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
4. OTT di KPP Madya Banjarmasin
Operasi berikutnya dilakukan pada 4 Februari 2026 terkait dugaan korupsi dalam proses restitusi pajak di kantor pajak tersebut.
5. OTT Kasus Impor Barang KW
Pada hari yang sama, KPK juga menangkap sejumlah pihak dalam kasus impor barang tiruan, termasuk pejabat Bea Cukai.
6. OTT Kasus Sengketa Lahan di PN Depok
Pada 5 Februari 2026, KPK mengungkap dugaan korupsi dalam pengurusan sengketa lahan seluas 6.500 meter persegi di Pengadilan Negeri Depok.
7. OTT Bupati Pekalongan
Pada 3 Maret 2026, KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing.
Penangkapan Terbaru di Bulan Ramadhan
Penangkapan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri menjadi OTT terbaru yang dilakukan KPK di bulan Ramadhan 2026.
Operasi tersebut sekaligus menambah daftar kepala daerah yang tersandung kasus korupsi pada awal tahun ini.
KPK memastikan seluruh pihak yang ditangkap masih menjalani pemeriksaan intensif. Setelah proses pemeriksaan selesai, lembaga antirasuah akan menentukan siapa saja yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. (nsp)