- tvOnenews.com/Wildan Mustofa
Harga Minyak Bergejolak, DPR Minta Kenaikan BBM Subsidi Jadi Opsi Paling Akhir
“Kalau BBM dinaikkan harganya, nanti harga pokok di dalam transportasi pasti akan naik. Pangan juga akan naik karena biaya produksi akan meningkat,” ujarnya.
Karena itu, Misbakhun menilai subsidi BBM masih penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi.
“Lah inilah yang ingin dijaga oleh pemerintah kenapa harga BBM ini pada tingkat tertentu diberikan subsidi supaya tidak memberikan tekanan terhadap inflasi dan mempengaruhi daya beli masyarakat,” katanya.
Ia pun menegaskan agar opsi kenaikan BBM bersubsidi tidak menjadi pilihan utama pemerintah.
“Saya minta kalau bisa opsi itu paling akhir. Bukan terakhir, paling akhir,” tegasnya.
Komisi XI DPR juga berencana memanggil pihak terkait untuk meminta penjelasan lebih lanjut mengenai kondisi fiskal dan dampak gejolak harga minyak dunia terhadap APBN.
“Kita akan agendakan itu,” kata Misbakhun.
Meski begitu, ia mengingatkan pemerintah dan semua pihak tidak perlu bereaksi berlebihan terhadap setiap pergerakan harga minyak yang masih sangat volatil.
“Kalau menurut saya, kita respons kita harus terukur. Wait and see. Jangan kita langsung setiap gerakan diberikan reaksi,” ucapnya.
Terkait kemungkinan defisit APBN melewati batas 3 persen akibat tekanan harga minyak, Misbakhun menegaskan aturan tersebut sudah diatur dalam undang-undang.
“Defisit kan diatur di Undang-Undang. Kalaupun pemerintah melakukan upaya itu ya lewat Undang-Undang,” kata dia.(rpi/raa)