- Antara
BGN Bantah Menu MBG di Yogyakarta yang Disebut Disajikan Mentah
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Gizi Nasional (BGN) bergerak cepat memberikan klarifikasi terkait video viral di media sosial yang menuding menu ikan bandeng dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, disajikan dalam kondisi mentah.
Pihak BGN memastikan bahwa seluruh ikan bandeng yang didistribusikan di wilayah Sedayu Argosari tersebut telah melalui proses pengolahan yang benar dan sudah matang.
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa ikan yang menjadi sorotan tersebut sebenarnya adalah bandeng presto.
Hidangan ini diolah menggunakan teknik pengukusan bertekanan tinggi (presto) sehingga daging dan durinya dipastikan matang merata serta aman untuk dikonsumsi.
"Bandeng yang didistribusikan adalah bandeng presto yang sudah melalui proses pengolahan dan pengukusan sehingga dalam kondisi matang dan aman dikonsumsi. Persepsi bahwa ikan tersebut mentah muncul karena secara visual bandeng presto memang masih menyerupai ikan segar," ujar Nanik dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (10/3).
Menu tersebut dibagikan kepada 1.680 penerima manfaat pada Jumat (6/3) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Yayasan Patriot Bangsa Mandiri.
Dalam satu paket makanan MBG, para penerima mendapatkan kombinasi gizi seimbang berupa roti pisang, bandeng presto kukus, tahu ungkep, serta tambahan buah jeruk.
BGN menyatakan telah melakukan investigasi internal menyeluruh, mulai dari dapur pengolahan, proses pengemasan, hingga tahap distribusi di SPPG Bantul Sedayu Argosari.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa semua prosedur operasional telah dijalankan sesuai standar sebelum makanan sampai ke tangan warga.
Nanik menilai, kesalahpahaman ini terjadi karena sebagian masyarakat belum memahami karakteristik bandeng presto yang memang tetap terlihat segar meskipun teksturnya sudah sangat lembut dan matang.
"Karena itu kami terus mendorong penguatan komunikasi di lapangan agar setiap menu yang didistribusikan dalam program MBG juga disertai informasi yang jelas kepada penerima manfaat maupun pihak sekolah," tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala SPPG Bantul Sedayu Argosari, Muhammad Labib Jalali Khumaidi, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya sekadar membagikan makanan, tetapi juga memberikan edukasi dalam setiap paketnya.