news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan keterangan kepada awak media dalam acara perayaan HUT ke-74 Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Rabu (11/3)..
Sumber :
  • Antara

Erick Thohir Murka! Sebut Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Atlet Panjat Tebing dan Kickboxing Sebagai Perbuatan Jahanam

Menpora, Erick Thohir meluapkan kemarahannya atas mencuatnya kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa atlet cabang olahraga panjat tebing dan kickboxing. 
Kamis, 12 Maret 2026 - 04:25 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir meluapkan kemarahannya atas mencuatnya kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa para atlet di cabang olahraga panjat tebing dan kickboxing

Erick Thohir menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan noda hitam yang sangat keji bagi dunia olahraga Indonesia.

Menurut Erick, para atlet telah memberikan segalanya untuk mengharumkan nama bangsa, sehingga sangat tidak adil jika mereka justru menjadi korban kejahatan di lingkungan latihan mereka sendiri.

"Atlet itu sudah berkorban, tidak hanya sekolah, latihan, meninggalkan orang tua, tapi kok dizalimi dan ini sebuah hal-hal yang jahanam," tegas Erick Thohir saat menghadiri perayaan HUT ke-74 Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Terkait laporan dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Erick Thohir menyatakan tetap menghormati asas praduga tak bersalah. 

Meski demikian, ia mendukung penuh sanksi internal yang telah dijatuhkan federasi kepada terduga pelaku dan mendorong agar masalah ini dibawa ke ranah hukum. 

Langkah tegas ini dinilai perlu demi menjamin keadilan bagi para korban. Erick berharap tragedi serupa tidak kembali terulang. 

Ia mendesak seluruh federasi olahraga untuk menyatukan visi dalam memperkuat sistem proteksi atlet, salah satunya melalui Program Safeguarding yang dijalankan oleh KOI.

"Kami sebagai pemerintah tentu mendukung segala bentuk upaya perlindungan terhadap atlet yang memang harus dilakukan," ujarnya.

Mantan bos Inter Milan ini juga mengapresiasi keberanian para atlet yang berani bersuara mengenai pengalaman pahit mereka, baik itu berupa pelecehan seksual maupun kekerasan fisik.

Baginya, kejujuran para atlet adalah kunci untuk membenahi sistem pembinaan nasional.

"Artinya pembenahan sistem pelatnas dan juga proses latihan di masing-masing cabang olahraga harus benar-benar bersih dari tindakan pelecehan seksual maupun kekerasan," katanya.

Erick menduga praktik menyimpang seperti ini mungkin saja sudah lama terjadi, namun seringkali disembunyikan demi menjaga reputasi organisasi. 

Oleh sebab itu, ia memberikan apresiasi khusus kepada Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid, yang berani bersikap terbuka dan melaporkan kasus ini secara langsung kepadanya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:13
03:36
02:41
06:52
04:20
02:55

Viral