- Abdul Gani Siregar/tvOnenews
Alarm Kepunahan Gajah Indonesia, Prabowo Siapkan Inpres Khusus dan Bangun Koridor Habitat
“Termasuk mencegah terjadi inbreeding. Kalau seandainya kantong ini sudah terpecah-pecah tentu tidak akan bisa apa, akan kawin sesama saudara yang akan mengakibatkan juga tidak baiknya terhadap populasi-populasi gajah di Sumatra maupun di Kalimantan,” katanya.
Raja Juli juga menyoroti komitmen pribadi Presiden dalam menjaga habitat gajah. Ia menyebut Prabowo telah menyerahkan sebagian besar kawasan konsesi miliknya untuk konservasi.
“Pak Presiden Prabowo juga sudah memberikan PBPH miliknya, ya. Saya sudah umumkan sebelumnya di Aceh, ya. Dan kemarin ditegaskan kembali ketika bertemu dengan King Charles III, saya menemani beliau di London, bahwa awalnya King Charles meminta 10.000 hektare, beliau serahkan 20.000 hektare, bahkan sekarang menjadi 90.000 hektare, semuanya diperuntukkan untuk menjaga habitat gajah di Sumatra,” ungkapnya.
Menurut Raja Juli, langkah tersebut menjadi bukti konkret komitmen Presiden dalam perlindungan satwa liar di Indonesia.
“Ya, ini bagian sekali lagi kenapa para aktivis konservasi mengatakan bahwa Pak Presiden Prabowo ini merupakan presiden yang sangat peduli dengan konservasi satwa di Indonesia, terutama gajah, karena tindakan yang beliau yang sedemikian konkret dalam menyelamatkan satwa kita ini,” pungkasnya. (agr/iwh)