- Abdul Gani Siregar/tvOnenews
Sudah Masuk Laut Indonesia, Dua Kargo Minyak dari Singapura Tiba-Tiba Diminta Balik, Ini Penjelasan Bahlil
Pemerintah Protes ke Penjual
Menanggapi kejadian tersebut, pemerintah segera melakukan koordinasi dengan Pertamina untuk mengambil langkah tegas.
Bahlil mengatakan Indonesia langsung menyampaikan komplain kepada pihak penjual terkait keputusan meminta kembali dua kargo minyak yang sudah dikirim.
Selain itu, pemerintah juga menegaskan kemungkinan menempuh jalur hukum apabila pengiriman minyak tidak dilanjutkan sesuai kesepakatan kontrak.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kepastian pasokan energi nasional tetap terjaga.
Dua Kargo Dijadwalkan Kembali ke Indonesia
Setelah dilakukan komunikasi dan tekanan kepada pihak penjual, akhirnya ada titik terang dalam kasus tersebut.
Bahlil menyampaikan bahwa kedua kapal pengangkut minyak tersebut dijadwalkan kembali menuju Indonesia.
Pengiriman ulang dijadwalkan akan dilakukan pada 18 Maret.
“Nah untuk dua kapal itu kami sudah koordinasi dengan Pertamina. Kami sudah komplain dan tanggal 18 akan ada pengembaliannya dua kargo itu,” ujar Bahlil.
Ia juga menambahkan bahwa pihak penjual tampaknya mulai mempertimbangkan kembali sikap mereka setelah pemerintah Indonesia menyampaikan protes keras.
Pemerintah Siap Tempuh Jalur Hukum
Meski persoalan tersebut kini mulai menemukan solusi, pemerintah tetap menegaskan akan mengambil langkah hukum jika pengiriman tidak dilaksanakan sesuai kesepakatan.
Bahlil mengatakan langkah hukum tersebut telah menjadi arahan dari Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga kepentingan energi nasional.
“Kalau tidak, kita gugat sesuai dengan apa yang Bapak arahkan,” kata Bahlil.
Ia menilai tekanan yang diberikan pemerintah Indonesia membuat pihak penjual akhirnya bersedia kembali mengirim kargo minyak tersebut.
Menurut Bahlil, sikap tegas pemerintah diperlukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang dalam perdagangan energi di masa mendatang. (nsp)