- Kolase SMAN 5 Bandung & tvOne/Cepi Kurnia
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soroti Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Akibat Tawuran, Singgung Lemahnya Peran Orang Tua
"Itu sangat mengkhawatirkan," lanjutnya.
Dari kasus tewasnya siswa SMAN 5, Farhan menyampaikan komitmen tegas dari Pemkot Bandung. Pemerintah tidak akan membiarkan adanya kelompok pelajar yang berkumpul demi mengejar eksistensi di tempat tongkrongan.
"Kami lebih ketat lagi memastikan kejadian ini tidak terulang lagi. Pemerintah berkomitmen tidak ada pembiaran eksistensi kelompok nongkrong tersebut, maka kita akan bertindak bersama Polrestabes Bandung," imbau Farhan.
Sementara Plt Kepala Sekolah SMAN 5 Bandung, Agus Ferdiana menegaskan, pihaknya menyerahkan kasus tewasnya siswa tersebut kepada pihak Kepolisian untuk menindaklanjuti proses hukum.
Sebelumnya, seorang siswa SMAN 5 Bandung dikabarkan meninggal dunia. Penyebabnya diduga setelah terlibat tawuran dengan sekelompok pelajar dari SMAN 2 Bandung.
Kejadian tawuran antara pelajar SMAN 5 dan SMAN 2 Bandung terjadi di kawasan Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Jumat (13/3/2026) malam hari hingga Sabtu (14/3/2026) dini hari.
Pihak Kepolisian kini sedang melakukan penyelidikan terkait kronologi kejadian. Aparat juga menyelidikan pihak terkait untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut.
(ant/dpi/hap)