- tvOnenews/Abdul Gani Siregar
Hiruk Pikuk Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan, Pemudik Padati Bus AKAP Menuju Berbagai Daerah
Jakarta, tvOnenews.com – Suasana arus mudik mulai terasa di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (15/3/2026).
Sejak pagi, terminal yang menjadi salah satu simpul transportasi penting di Jakarta itu dipadati calon penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang bersiap pulang ke kampung halaman.
Berdasarkan pantauan tim tvOnenews.com, deretan bus berukuran besar terlihat keluar-masuk area keberangkatan, sementara para pemudik dengan koper, tas ransel, hingga kardus berisi oleh-oleh memenuhi ruang tunggu.
Suara klakson bus, panggilan petugas bus, hingga teriakan suara saling bersahutan, menciptakan suasana hiruk pikuk khas musim mudik.
Sejumlah keluarga tampak duduk berdesakan di kursi ruang tunggu, sementara lainnya memilih berdiri di dekat pintu keberangkatan agar tidak tertinggal bus. Para petugas terminal juga terlihat sibuk mengatur arus penumpang sekaligus memastikan proses naik-turun penumpang berjalan tertib.
Terminal ini menjadi titik keberangkatan berbagai bus AKAP yang melayani rute ke sejumlah daerah di Pulau Jawa hingga Sumatera. Beberapa tujuan yang paling ramai diminati pemudik antara lain kota-kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.
Selain itu, sejumlah bus juga melayani perjalanan jarak jauh menuju Pulau Sumatera, seperti ke Sumatera Barat, Sumatera Selatan, hingga Lampung. Tak ketinggalan, rute-rute menuju wilayah Banten juga terlihat dipadati penumpang.
Kemudian, juga tersedia Posko Pelayanan sebagai pusat pengaduan para pemudik. Nantinya akan dibantu oleh pihak kepolisian hingga anak Pramuka.
Tak luput, berbagai gerai makanan dan minuman pun turut menambah hiruk-pikuk Terminal Kampung Rambutan. Kendati di tengah bulan Ramadan, hawa panas di Jakarta membuat sebagian orang surut dalam menunaikan ibadah puasa.
Di antara keramaian itu, Rian (29), seorang pekerja swasta di Jakarta, tampak menunggu bus yang akan membawanya pulang ke Padang. Ia memilih menggunakan bus karena ingin menikmati perjalanan darat sekaligus membawa cukup banyak barang untuk keluarga di kampung.
“Setiap tahun saya mudik naik bus. Selain lebih fleksibel, saya juga bisa bawa barang banyak buat keluarga di rumah. Tahun ini rencananya langsung ke Padang,” ujar Rian saat ditemui di ruang tunggu terminal.
Menurutnya, meskipun perjalanan darat menuju Padang memakan waktu panjang, suasana mudik justru menjadi bagian yang paling dinantikan.
“Perjalanannya memang lama, tapi rasanya beda saja. Ada suasana kebersamaan sama penumpang lain yang juga mau pulang kampung,” katanya.
Seiring mendekati puncak arus mudik, jumlah penumpang di Terminal Kampung Rambutan diperkirakan terus meningkat.
Banyak calon pemudik memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan sekaligus memastikan mereka bisa tiba di kampung halaman tepat waktu untuk berkumpul bersama keluarga saat Lebaran. (agr)