news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kadin Siapkan Roadmap Industri Kesehatan, Anindya Bakrie: Bisa Jadi Motor Baru Ekonomi Indonesia.
Sumber :
  • tvOnenews - Abdul Gani Siregar

Kadin Siapkan Roadmap Industri Kesehatan, Anindya Bakrie: Bisa Jadi Motor Baru Ekonomi Indonesia

Dunia usaha mulai mengambil peran lebih besar dalam penguatan sektor kesehatan nasional. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Anindya Novyan Bakrie
Selasa, 17 Maret 2026 - 01:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Dunia usaha mulai mengambil peran lebih besar dalam penguatan sektor kesehatan nasional. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Anindya Novyan Bakrie melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di kantor Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (16/3/2026).

Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam memperkuat industri kesehatan nasional. Salah satu agenda yang tengah disiapkan adalah penyusunan roadmap industri kesehatan yang diharapkan mampu memberi dampak ekonomi signifikan bagi Indonesia.

Anindya menyatakan dunia usaha siap terlibat aktif dalam pengembangan sektor kesehatan, termasuk menjadikannya sebagai salah satu pilar baru pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Pak Menkes. Sebelum penyelenggaraan One Health Summit, kami juga tengah menyiapkan roadmap industri kesehatan. Dampaknya luar biasa untuk membuat kejutan ekonomik dan juga bisa mendukung para pemerintah untuk terus bertumbuh di dalam era yang seperti ini,” ujar Anindya.

Inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menuju Global One Health Summit 2026 yang akan digelar pada 7 April mendatang di Lyon, Prancis.

Forum global tersebut dinilai menjadi momentum strategis bagi Indonesia di panggung internasional, terlebih karena Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menjadi co-chair bersama Presiden Emmanuel Macron.

“Tapi efeknya bukan hanya buat negara, buat dunia. Oleh karena itu Kadin memberikan kontribusi, kerja sama dari sisi dunia usaha karena memang seperti Pak Menkes sampaikan, dunia usaha juga diundang bersama dunia researcher atau scientist dan juga dengan dunia NGO (A Non-Governmental Organization) ya,” kata dia.

Menurutnya, sektor kesehatan memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai industri strategis yang mampu membuka peluang investasi, memperluas lapangan kerja, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional di masa depan.

“Saya rasa ini bisa menjadi suatu kolaborasi yang besar dan ujungnya bisa membawa nama Indonesia baik dan juga pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dan ini menambahkan lapangan kerja dan tentu merupakan suatu growth industry yang selama ini banyak orang tidak melihat tapi sekarang sangat benar-benar bisa menjadikan suatu motor pegangan ekonomi,” terang Anindya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai partisipasi dunia usaha dalam agenda kesehatan global menjadi langkah penting untuk memperkuat diplomasi kesehatan Indonesia.

Menurutnya, kehadiran Presiden Prabowo dalam forum tersebut berpotensi membuka babak baru kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis, tidak hanya pada tingkat pemerintahan, tetapi juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

“Bukan hanya hubungan dari G2G (Goverment to Goverment), tapi juga bisnis community, scientific community, juga civil society, dan local government itu dibangun hubungan diplomasi kesehatan antara Prancis dengan Indonesia mendukung tema One Health ini,” ujar Budi.

Ia menambahkan, keterlibatan sektor swasta melalui Kadin akan menjadi faktor penting untuk memaksimalkan manfaat ekonomi dari kerja sama internasional tersebut.

Budi juga menyinggung target pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen. Dalam pandangannya, sejarah menunjukkan bahwa lonjakan pertumbuhan ekonomi suatu negara hampir selalu dipicu oleh lahirnya sektor industri baru.

“Dalam sejarah Indonesia dan sejarah bangsa-bangsa dunia setiap kali ada loncatan pertumbuhan GDP, itu pasti ada sektor-sektor industri barulah. Pak Anin juga merasakan sendiri yang bisa menorong pertumbuhan yang tinggi ini. Nah kita di kesehatan melihat bahwa sektor kesehatan bisa menjadi salah satu sektor di mana bisa mendukung keinginan Bapak Presiden mencapai pertumbuhan 8 persen ini,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin James T. Riady serta Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan dan Pembangunan Berkelanjutan Kadin Shinta Widjaja Kamdani. (agr/aag)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:42
02:13
02:29
22:32
02:38
01:37

Viral